Terkini

PLN Resmikan SPKLU di Uniska Kediri, Jadi Kampus Kedua Setelah UB

5
×

PLN Resmikan SPKLU di Uniska Kediri, Jadi Kampus Kedua Setelah UB

Sebarkan artikel ini
PLN
Pemotongan pita secara simbolis untuk meresmikan SPKLU oleh Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa beserta Forkopimda Kota Kediri di Universitas Islam Kadiri (Uniska), Senin (27/4/2026).

BERITABANGSA.ID, KEDIRI – PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Universitas Islam Kadiri (Uniska), Senin (27/4/2026).

Fasilitas ini menjadi SPKLU kedua yang dibangun PLN di sektor kampus setelah sebelumnya hadir di Universitas Brawijaya.

Di Uniska Kediri, tersedia tiga unit SPKLU yang terdiri dari satu unit pengisian cepat berkapasitas 180 kW dan dua unit berkapasitas 22 kW.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mendukung mobilitas kendaraan listrik sekaligus memperluas penggunaan energi bersih di masyarakat.

Peresmian dan penandatanganan operasional SPKLU dipimpin oleh Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa, bersama jajaran PLN dan pimpinan kampus.

Rektor Uniska Kediri, Bambang Yulianto, mengatakan kehadiran SPKLU ini diharapkan menjadi percontohan bagi perguruan tinggi lain di Kediri Raya.

“Perguruan tinggi tidak lepas dari masyarakat. Ini adalah wujud kampus berdampak, sekaligus upaya kami menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi publik,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, pengembangan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari strategi kampus dalam memperkuat pembiayaan pendidikan melalui unit usaha, tanpa membebani mahasiswa.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Kediri, Fikri Praditya, menyebutkan hingga saat ini terdapat sekitar 15 unit mesin pengisian kendaraan listrik yang tersebar di wilayah Kediri.

“Tiga unit ada di Uniska, dua di PLN, dan sisanya tersebar di beberapa titik seperti hotel dan kampus lainnya,” katanya.

Menurut Fikri, penyebaran SPKLU ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik, khususnya di Jawa Timur dan Kediri.

Ia juga memastikan keberadaan SPKLU tidak akan memengaruhi pasokan listrik masyarakat karena telah menggunakan jalur tersendiri.

“Sudah kami siapkan sistemnya, sehingga aman dan tidak berdampak ke lingkungan sekitar,” ujarnya.

PLN, lanjut Fikri, terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sektor swasta, dan pemerintah daerah untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik.

Langkah ini sejalan dengan target pemerintah dalam mendorong percepatan transisi energi dan menekan emisi karbon menuju net zero emission.

Selain sebagai fasilitas pengisian, SPKLU di Uniska Kediri juga diarahkan menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa. Kampus ini diharapkan dapat berkembang sebagai “green campus” sekaligus laboratorium pembelajaran energi bersih.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60