Pendidikan

UTBK SNBT 2026 Dimulai 21 April, UNAIR Siapkan Sistem Ketat dan Fasilitas Lengkap

16
×

UTBK SNBT 2026 Dimulai 21 April, UNAIR Siapkan Sistem Ketat dan Fasilitas Lengkap

Sebarkan artikel ini
Unair

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 akan berlangsung pada 21 hingga 30 April 2026. Menjelang pelaksanaan, Universitas Airlangga (UNAIR) memastikan seluruh aspek kesiapan, baik teknis maupun nonteknis, telah dimatangkan.

Pengecekan fasilitas dilakukan secara menyeluruh guna menjamin kelancaran pelaksanaan ujian yang diikuti ribuan calon mahasiswa dari berbagai daerah.

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Achmad Solihin, menegaskan bahwa standar pelaksanaan tahun ini tetap mengedepankan integritas dan kedisiplinan tinggi.

“Secara umum tidak ada perbedaan aturan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Namun sanksi tegas pasti menanti siapa pun yang terbukti melanggar tata tertib demi keadilan,” ujarnya.

Pelaksanaan UTBK SNBT di Unair akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Kampus Dharmawangsa-B dan Kampus MERR-C. Kedua titik tersebut telah disiapkan dengan sistem pengawasan berlapis, termasuk pemeriksaan ketat sebelum peserta memasuki ruang ujian.

Panitia mengimbau peserta untuk mengenakan pakaian rapi atau seragam sekolah serta menggunakan sepatu. Selain itu, peserta wajib membawa identitas diri dan dokumen kelulusan resmi sebagai syarat utama mengikuti ujian.

“Peserta wajib membawa identitas diri dan dokumen kelulusan serta kami imbau berseragam rapi. Namun dilarang keras membawa alat komunikasi maupun kalkulator jenis apa pun,” tegas Solihin.

Larangan tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah kecurangan yang dapat merusak prinsip keadilan dalam seleksi nasional.

Pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada perangkat terlarang yang dibawa masuk ke ruang ujian.

UTBK SNBT tahun ini akan berlangsung dalam dua sesi setiap harinya. Khusus hari Jumat, jadwal akan disesuaikan dengan waktu ibadah. Panitia menegaskan bahwa kedisiplinan waktu menjadi faktor krusial dalam pelaksanaan ujian.

“Ujian berlangsung ketat dengan dua sesi harian beserta penyesuaian khusus ibadah hari Jumat. Kami tegaskan sama sekali tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat,” paparnya.

Selain aspek pengawasan, Unair juga memberikan perhatian pada prinsip inklusivitas.

Fasilitas khusus disiapkan bagi peserta berkebutuhan khusus, termasuk penyandang disabilitas fisik maupun sensorik.

“Penyandang disabilitas akan difasilitasi secara penuh karena lokasi ujian khusus bagi peserta tuna daksa maupun tuna rungu sudah kami siapkan dengan baik,” kata Solihin.

Untuk meminimalisir kendala teknis di hari pelaksanaan, peserta disarankan melakukan survei lokasi sehari sebelum ujian.

Unair telah memasang papan penunjuk arah dan denah lokasi di berbagai titik strategis di area kampus.

“Sebaiknya peserta benar-benar meluangkan waktu untuk survei lokasi pada hari sebelumnya agar tidak tersesat meskipun kami sudah menyebar denah beserta penunjuk arah,” pungkasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60