BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang mengeluhkan kelangkaan tabung LPG 3 kilogram. Tingginya kebutuhan menjelang dan hari H Lebaran membuat stok menipis, bahkan di beberapa titik dilaporkan kosong.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Kabupaten Lumajang, Senin (23/3/2026).
Dalam sidak tersebut, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menegaskan agar tidak ada praktik penimbunan LPG bersubsidi oleh agen maupun pangkalan.
“Jangan macam-macam, agen atau pangkalan menimbun stok LPG 3 kilogram,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Bupati memastikan bahwa pasokan dari SPBE sebenarnya dalam kondisi aman. Ia menyebut distribusi LPG ke agen dan pangkalan berjalan normal dengan volume yang cukup besar.
“Ada yang mengirim ke pangkalan dan agen sebanyak 35 metrik ton (MT), ada pula yang 17 MT. Ini menandakan tidak ada persoalan di SPBE terkait distribusinya,” ujarnya.
Menurutnya, kelangkaan yang terjadi lebih disebabkan oleh lonjakan konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Tradisi menerima tamu dan meningkatnya aktivitas rumah tangga membuat penggunaan LPG melonjak tajam dibanding hari biasa.
“Kosongan ini memang wajar terjadi setiap tahun. Dengan kondisi Lebaran, banyak tamu, sehingga masyarakat menggunakan LPG lebih banyak dari biasanya,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati meminta agar distribusi di tingkat bawah diperketat dan diawasi, sehingga tidak terjadi keterlambatan pasokan yang merugikan masyarakat.
Ia berharap distribusi LPG 3 kilogram dapat kembali lancar dalam waktu dekat dan mampu menjawab keluhan warga yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
“Saya harap hari ini pendistribusian lancar dan memenuhi apa yang menjadi keluhan masyarakat segera teratasi,” pungkasnya.
Dalam kegiatan sidak itu, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta aparat dari kepolisian setempat.
Pemerintah Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat untuk tetap membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying, sementara aparat akan meningkatkan pengawasan guna memastikan distribusi berjalan adil dan tepat sasaran.


















