Pendidikan

Ramadan Festival ITS Hidupkan Spirit Nuzulul Qur’an, Menag Soroti Harmoni Agama dan Sains

9
×

Ramadan Festival ITS Hidupkan Spirit Nuzulul Qur’an, Menag Soroti Harmoni Agama dan Sains

Sebarkan artikel ini
ITS
Menteri Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA saat menyampaikan materi makna Al-Qur'an Makrokosmos dan Mikrokosmos pada Ramadan Festival yang digelar RDK ITS di Masjid Manarul Ilmi ITS.

Di sisi lain, dalam hadis Nabi Muhammad SAW terdapat anjuran agar saf salat dirapatkan saat berjamaah. Dua situasi tersebut sering dipahami secara tekstual sehingga menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat.

Nasaruddin menjelaskan bahwa perbedaan tersebut tidak dapat dipahami secara kaku. Melalui pendekatan ushul fiqih, ajaran agama dapat ditafsirkan dengan mempertimbangkan situasi, kondisi, dan kemaslahatan umat.

Menurutnya, pendekatan inilah yang memungkinkan agama tetap hidup dan relevan dalam menghadapi perubahan zaman, termasuk dalam konteks perkembangan sains dan teknologi.

Bagi mahasiswa, pesan tersebut memiliki makna penting. Ia mendorong generasi muda untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi intelektual dalam memahami kehidupan, bukan sekadar bacaan ritual.

Sementara itu, Rektor ITS, Bambang Pramujati, menilai momentum Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual di lingkungan kampus.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia modern yang semakin kompleks.

Ia berharap kegiatan seperti Ramadan Festival mampu menghadirkan ruang refleksi bagi mahasiswa untuk mengisi masa mudanya dengan aktivitas yang memberi makna dan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Ramadan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat nilai spiritual di tengah kesibukan akademik,” ujarnya.

Ketua Pelaksana RDK ITS 2026, Bara Ardiwinata, menambahkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an sengaja dirancang sebagai bagian dari upaya menghidupkan suasana Ramadan di lingkungan kampus.

Selain menghadirkan tokoh nasional, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendekatkan mahasiswa dengan Al-Qur’an melalui berbagai kegiatan keagamaan, diskusi, dan refleksi spiritual.

Menurutnya, penguatan nilai spiritual di kampus tidak hanya penting bagi kehidupan pribadi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan karakter generasi muda yang berintegritas.

Lebih jauh, kegiatan Ramadan Festival juga sejalan dengan komitmen ITS dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau United Nations Sustainable Development Goals, khususnya pada poin keempat tentang pendidikan berkualitas.

Melalui integrasi nilai spiritual, intelektual, dan sosial dalam lingkungan akademik, kampus diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman moral dan kepedulian terhadap kemanusiaan.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60