Pemerintahan

Refleksi Setahun Pimpin Jombang, Warsubi–Salman Gelar Doa Bersama di Pendapa

15
×

Refleksi Setahun Pimpin Jombang, Warsubi–Salman Gelar Doa Bersama di Pendapa

Sebarkan artikel ini
Warsubi
Tampak foto bersama Warsubi-Salman, Bupati dan Wakil Bupati Jombang

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Genap setahun memimpin Kabupaten Jombang, Bupati Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin menggelar doa bersama dan tasyakuran sederhana di Pendapa Kabupaten Jombang, Jumat (20/2/2026) sore. Momentum refleksi itu dikemas khidmat di tengah suasana Ramadan 1447 H.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Nuansa religius terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan istighotsah. Dalam sambutannya, Bupati Warsubi yang akrab disapa Abah Bupati menyebut satu tahun kepemimpinannya bersama Gus Wabup menjadi momen untuk bersyukur sekaligus melakukan evaluasi.

“Tepat satu tahun saya bersama Gus Wabup dilantik. Kegiatan ini adalah wujud syukur atas kekuatan yang diberikan Allah SWT untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jombang,” ujar Warsubi.

Ia menegaskan, komitmen membangun daerah tidak akan surut. Visi besar Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua disebutnya tetap menjadi arah utama setiap kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Warsubi memaparkan sejumlah capaian selama setahun terakhir. Total sekitar 18 penghargaan berhasil diraih di tingkat provinsi hingga nasional.

Di bidang tata kelola keuangan, Jombang kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Pada aspek pembangunan daerah, Jombang meraih Terbaik III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Jawa Timur. Sementara di bidang kesehatan, Jombang mendapat penghargaan intervensi spesifik stunting Terbaik Regional 1 tahun 2025 tingkat kabupaten/kota se-Indonesia dari Menteri Kesehatan RI.

Tak hanya itu, sektor pelayanan publik juga mencatat prestasi membanggakan. Jombang meraih predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PAN-RB dan menempati peringkat ke-3 nasional dari 415 kabupaten se-Indonesia.

“Ini bukti komitmen kami menghadirkan birokrasi yang cepat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Dari sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jombang turun 0,47 persen, dari 3,75 persen pada 2024 menjadi 3,28 persen di 2025.

“Mari kita jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus membangun Jombang menjadi lebih baik lagi, mulai dari pemerintahan, pembangunan kemasyarakatan, pengendalian inflasi, penanganan stunting, penyerapan anggaran, hingga pelayanan publik,” tandas Warsubi.

Warsubi juga menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda dan DPRD yang disebutnya selama ini solid mendukung jalannya pemerintahan.

“Terima kasih kepada Forkopimda dan DPRD yang telah membantu dan mendukung kami sehingga pemerintahan berjalan baik dan lancar,” ungkapnya.

Ucapan apresiasi turut disampaikan kepada instansi vertikal, pimpinan perbankan, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Jombang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tak lepas dari kerja kolektif seluruh elemen masyarakat dan situasi sosial yang kondusif. Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan disiplin birokrasi.

“Kunci keberhasilan itu kebersamaan. Tanpa stabilitas dan kerukunan, prestasi sebesar apa pun tidak akan tercapai,” ujarnya.

Rangkaian acara diawali istighotsah yang dipimpin KH Cholil Dahlan. Puncak kegiatan diisi mauidhoh hasanah, doa bersama, serta pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada KH Nur Hadi (Mbah Bolong) dan KH Cholil Dahlan.

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan buka puasa bersama. Di akhir sambutannya, Warsubi memohon doa agar dirinya bersama Wakil Bupati senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah.

“Mohon doanya agar kami senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melanjutkan amanah ini, sehingga dapat menghadirkan perubahan dan kemajuan yang lebih baik bagi Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60