BERITABANGSA.ID, NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk secara konsisten terus menggencarkan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai program strategi yang menyentuh langsung masyarakat bawah.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah penyaluran bantuan Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita di Pendapa Kecamatan Gondang, Selasa (6/1/2026).
Hal ini jadi bukti kehadiran pemerintah dalam melakukan intervensi gizi spesifik guna memastikan kesehatan anak-anak di tingkat pedesaan terjaga optimal.
Acara dihadiri Wakil Bupati, Trihandy Cahyo Saputro, didampingi Ketua Bidang I TP PKK, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Gondang, para kepala desa dan Ketua TP PKK desa setempat.
Sebanyak 31 balita penerima manfaat dari Desa Campur, Desa Senggowar, dan Desa Gondangkulon tidak hanya mendapat bantuan fisik, namun juga jadi momentum edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya kecukupan nutrisi di masa pertumbuhan emas anak.
Dalam pembukaannya, Camat Gondang Bayu Istas Sasongko menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian Pemkab.
Dia menegaskan pemberian susu ini merupakan langkah konkret untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
“Harapannya, menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda yang kelak menjadi pemimpin bangsa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Jika fisiknya sehat, Insyaallah berjiwa juga sehat dan mampu memberi manfaat bagi sesama,” ujar Camat Bayu.
Ia berharap bantuan susu tersebut benar-benar menjadi pelengkap nutrisi yang mendukung tumbuh kembang anak sesuai standar kesehatan yang diharapkan.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengatakan stunting sebagai persoalan kompleks yang tidak bisa dilihat dari satu sisi saja.
Dia menjelaskan kondisi ini merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor mulai dari genetik, pola pengasuhan, kondisi ekonomi, hingga kecukupan nutrisi.
“Pemerintah hadir memfasilitasi tambahan nutrisi agar anak-anak kita terbebas dari stunting. Dengan bantuan susu ini, kami berharap status kesehatan balita semakin meningkat dan tumbuh lebih optimal,”
ungkap Mas Handy sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Mas Handy menekankan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.
Ia menyoroti pentingnya pendampingan kesehatan yang berkelanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi para calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Upaya ini dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko faktor genetik dan memastikan bahwa setiap generasi mendatang di Kabupaten Nganjuk lahir dalam keadaan sehat dan tercukupi gizinya. Dengan pendekatan komprehensif ini, pemerintah berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan.
Melalui penyaluran bantuan susu PKMK ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk optimis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara maksimal, demi mewujudkan generasi yang unggul, kompetitif, dan sehat menyongsong masa depan bangsa yang lebih cerah.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















