Terkini

Sidak Pasar Jelang Nataru, Satgas Pangan Jombang Temukan Harga Minyak dan Telur Naik

18
×

Sidak Pasar Jelang Nataru, Satgas Pangan Jombang Temukan Harga Minyak dan Telur Naik

Sebarkan artikel ini
Tim satgas pangan Jombang melakukan sidak di pasar tradisional. (Foto: Faiz / Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Tim Satgas Pangan Kabupaten Jombang turun langsung ke pasar untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, menjelang Nataru.

Alhasil, keterlambatan distribusi minyak goreng merek Minyakita memicu harga. merangkak naik, disusul harga telur ayam.

Inspeksi mendadak (Sidak) yang dipimpin Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanuddin Yazid itu menyasar Pasar Pon di Jalan Gatot Subroto, Sabtu (13/12/2025) pagi. Pasar tradisional ini menjadi titik awal pengecekan jelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat libur panjang akhir tahun.

Di salah satu toko sembako milik Iwan Puja (43), tim mendapati stok beras masih aman dan harga relatif stabil. Beras SPHP dijual Rp11.500 per kilogram, beras medium Rp13.500, dan beras premium Rp15.000 per kilogram.

Namun kondisi berbeda terlihat pada Minyakita. Selain stok yang terlambat masuk sejak sekitar sebulan terakhir, harganya juga naik Rp1.000 per liter, dari sebelumnya Rp16.000 menjadi Rp17.000.

“Beras masih aman, stok banyak. Kalau Minyakita sekarang agak telat, sudah sekitar satu bulanan ini,” ujar Iwan.

Temuan tersebut langsung direspons Bupati Warsubi. Ia menyatakan akan mendorong distributor agar segera menyalurkan Minyakita ke pasar-pasar di Jombang guna mencegah kelangkaan berkepanjangan.

“Kita dorong supaya kebutuhan bahan pokok, khususnya Minyakita, bisa segera dipenuhi oleh distributor ke agen-agen di Jombang,” tegas Warsubi.

Selain minyak goreng, Satgas Pangan juga mencatat kenaikan harga telur ayam. Harga telur naik dari Rp27.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Menurut Warsubi, kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan menjelang Nataru.

“Ini faktor supply and demand. Kebutuhan masyarakat naik, jadi harganya ikut naik Rp1.000. Masih dalam batas toleransi,” jelasnya.

Meski ada kenaikan pada beberapa komoditas, Warsubi memastikan secara umum stok bahan pangan di Jombang masih aman hingga perayaan Natal dan Tahun Baru. Beras, minyak goreng, telur, daging ayam, cabai, hingga sayuran disebut masih tersedia di pasar.

“Secara umum, harga masih normal dan stok bahan pokok mencukupi sampai Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60