Pendidikan

Uniska Kediri Gandeng SMA Dharma Wanita 1 Pare, Perluas Akses Kuliah Bagi Siswa Dhuafa

17
×

Uniska Kediri Gandeng SMA Dharma Wanita 1 Pare, Perluas Akses Kuliah Bagi Siswa Dhuafa

Sebarkan artikel ini
Uniska
Penandatanganan MoU dari pihak Uniska bersama SMA Dharma Wanita 1 Pare (Boarding School) yang berlangsung di gedung SLG Convention Hall, Sabtu (29/11/2025).

BERITABANGSA.ID, KEDIRI – Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri resmi menjalin kemitraan strategis dengan SMA Dharma Wanita 1 Pare (Boarding School) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di SLG Convention Hall, Sabtu (29/11/2025).

Penandatanganan ini berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Wisuda Sarjana ke-45 dan Pascasarjana ke-36 Uniska.

MoU ditandatangani langsung oleh Rektor Uniska Kediri, Profesor Doktor Bambang Yulianto, dan Plt Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare, Ahmad Riziq Mubarok.

Kerja sama ini menitikberatkan pada pengembangan program berbasis Tridharma Perguruan Tinggi serta pemberian kuota KIP Kuliah (KIP-K) bagi lulusan sekolah tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada siswa berprestasi yang terhalang kuliah hanya karena faktor ekonomi. Melalui MoU ini, Uniska membuka pintu selebar-lebarnya bagi alumni SMA Dharma Wanita 1 Pare untuk melanjutkan studi tanpa beban biaya,” ujar Bambang.

Transformasi SMA Dharma Wanita 1 Pare menjadi boarding school sejak 2023 dilakukan atas inisiatif Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.

Perubahan itu ditujukan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa dari keluarga tidak mampu.

Di bawah pendampingan Putera Sampoerna Foundation, sekolah terus memperkuat tata kelola pendidikan dan asrama agar mampu melahirkan lulusan yang unggul dan siap melanjutkan pendidikan tinggi.

Dalam seleksi penerimaan siswa baru, sekolah menerapkan prosedur ketat mulai administrasi, home visit, bootcamp, hingga tes literasi, numerasi, psikologi, kesehatan, serta wawancara.

Sebagian besar siswa yang lolos kemudian mendapatkan dukungan beasiswa GNOTA Kabupaten Kediri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Siti Fatimah, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi harapan baru bagi para siswa.

“Visi utama kami adalah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan adanya dukungan dari Uniska, anak-anak kami kini memiliki jalur yang jelas dan terarah untuk melanjutkan kuliah,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Riziq Mubarok selaku Plt Kepala Sekolah menilai MoU ini menjadi langkah penting dalam keberlanjutan pembinaan akademik siswa.

“Boarding school ini dibangun untuk memberi kesempatan kedua bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Kemitraan dengan Uniska semakin menguatkan tujuan itu,” jelasnya.

Rektor Uniska menegaskan bahwa kampusnya siap memperluas kontribusi melalui implementasi Tridharma.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai perguruan tinggi, tetapi sebagai mitra yang ikut membangun kualitas pendidikan daerah,” imbuhnya.

Melalui MoU ini, Uniska Kediri menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pendidikan berkelanjutan sekaligus memastikan bahwa lulusan sekolah gratis milik Pemkab Kediri tetap mendapat kesempatan penuh untuk melanjutkan studi hingga perguruan tinggi.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60