Advertorial

Puncak Acara Pasar Rakyat UMi Ditutup di Kota Batu, Pacu Daya Saing UMKM Lokal

19
×

Puncak Acara Pasar Rakyat UMi Ditutup di Kota Batu, Pacu Daya Saing UMKM Lokal

Sebarkan artikel ini
UMKM
Wali Kota Batu, Nurochman mendampingi DJPb Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti berkeliling stand-stand UMKM dalam kegiatan Pasar Rakyat UMi yang digagas Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di halaman Balai Kota Among Tani Kota Batu. (Beritabangsa.id/Pemkot Batu).

Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi PIP untuk menciptakan pemerataan bagi pelaku UMKM agar bisa tersentuh pembiayaan UMi. Terlebih setiap daerah punya keunikan masing-masing untuk dijadikan potensi produk unggulan. Selain itu, pendampingan perlub dilakukan lebih intens guna membantu produk-produk UMKM tampil lebih menarik dari segi kemasan.

“Persoalan lainnya adalah bagaimana produk-produk UMKM ini dikemas secara menarik. Di samping itu juga, dari hasil pengamatan kunjungan kami ke daerah-daerah, banyak sekali daerah-daerah yang hanya nyontek dari daerah tetangga. Ada satu daerah sukses jualan keripik pisang hingga ekspor, akhirnya banyak yang meniru, dari teori ekonomi pasti harganya turun,” papar Prima.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Nurochman memaparkan, kota dengan populasi penduduk 220 ribu jiwa ini, mencatatkan pertumbuhan PDRB sekitar 20,25 triliun di tahun 2024. Laju pertumbuhan ekonomi Kota Batu sejak 2020-2024 grafiknya bangkit cepat dari panddemi. Di tahun 2020 mengalami kontraksi -6,46 persen, lalu tumbuh 6,20 persen di 2021-2023 nelampaui Jatim dan nasional. Di tahun 2024 ada pelambatan menjadi 5,04 persen, namun masih di atas capain nasional.

“Ini menandakan basis perekonomian cukup kuat ditopang pariwisata, UMKM, pertanian dan perdagangan,” imbuh Cak Nur.

Sektor-sektor unggulan tersebut berkontribusi terhadap laju PDRB Kota Batu. Industri pariwisata dengan 96 destinasi mampu mendatangkan 10 juta wisatawan. Implikasinya, sektor pariwisata berkontribusi 35 persen terhadap PDRB. Sektor pertanian berkontribusi 16,20 persen dengan dengan luas lahan 11.748 hektar areal pertanian. Sementara sektor UMKM bekontribusi sebesar 47,43 persen.

“Tentunya kami sangat gembira ketika kegiatan pemerintah pusat ditempatkan di Kota Batu. Kami siap berkolanorasi dan berinovasi untuk menciptakan tumbuh kembang ekonomi kreatif,” lanjut Cak Nur.

Dari sisi penanaman modal menunjukkan pertumbuhan signifikan. Investasi yang masuk ke Kota Batu pada Oktober 2024 sebesar Rp1,366 triliun atau terealisasi 102 persen. Capaiannya melonjak dua kali lipat pada Oktober 2025 yang membukukan Rp2,6 triliun atau terealisasi 234 persen.

“Ini dapat disimpulkan, kepercayaan dunia usaha kepada Pemkot Batu yang dapat menciptakan iklim investasi yang aman. Maka mari kita jaga. kenyamana, keharmonisan di Kota Batu,” ucap politisi PKB itu.

Lebih lanjut, Cak Nur menegaskan, event Pasar Rakyat ini merupakan suatu bukti solidnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemda. Pemkot Batu terus dipacu melakukan inovasi terobosan agar membuka ruang gerak pertumbuhan ekonomi lokal menuju panggung global.

“Pasar ini harus dikembangkan agar UMKM di Kota Batu semakin tumbuh berdaya saing. Tentunya disertai puka aksi nyata agar memperluas jejaring promosi dan pemasaran supaya produk UMKM punya nilai. Sehingga ada keberpihakan terhadap sektor ekonomi kerakyatan,” tandas dia.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60