BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Aktivitas Gunung Semeru yang meningkat sejak kemarin sore kembali berdampak pada kondisi jalur transportasi di wilayah Candipuro. Jalur sekitar Gladak Perak dilaporkan licin dan berbahaya setelah tertutup debu vulkanik hasil erupsi.
Situasi ini membuat aparat kepolisian mengambil langkah cepat, menghalau pengendara daan warga mendekat.
Petugas Polsek Candipuro yang berjaga di lokasi meminta seluruh pengendara untuk putar balik dan tidak memaksakan diri melintas di kawasan itu. Selain kondisi jalan yang sangat licin, kawasan Gladak Perak juga masuk wilayah yang berpotensi terdampak material susulan dari Semeru.
“Kami meminta pengendara untuk tidak meneruskan perjalanan. Jalan sangat licin dan berbahaya. Keselamatan jauh lebih penting daripada memaksakan lewat,” ujar petugas Polsek Candipuro di lokasi.
Kepolisian menyesalkan kenekatan warga mendatangi Gladak Perak untuk sekadar melihat dan mengambil video. Petugas menegaskan tindakan itu sangat berbahaya dan berisiko besar.
“Jangan jadikan bencana sebagai wisata. Ini bukan tempat untuk dilihat-lihat. Setiap saat bisa ada material susulan, dan keselamatan warga adalah prioritas kami,” tegas petugas.
Hingga kini, petugas gabungan terus bersiaga di titik-titik rawan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang tetap nekat melintas. Kondisi jalan yang licin akibat abu erupsi menjadi ancaman serius karena berpotensi membuat kendaraan tergelincir, terlebih bagi pengendara sepeda motor.
Polsek Candipuro juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah, serta tetap menjauhi zona merah Semeru sampai kondisi dinyatakan aman.
Dengan langkah cepat aparat di lapangan, diharapkan risiko kecelakaan dapat ditekan dan masyarakat tidak terjebak dalam situasi berbahaya yang bisa mengancam keselamatan mereka.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















