Profil

Mahasiswi Timor Leste Tamatkan Profesi Ners di Unusa

22
×

Mahasiswi Timor Leste Tamatkan Profesi Ners di Unusa

Sebarkan artikel ini
UNUSA

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Khoiru Nisa Ramos Costa, mahasiswi asal Timor Leste, resmi menyelesaikan pendidikan Profesi Ners di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Ia menjadi salah satu dari 1.007 wisudawan yang dikukuhkan dalam prosesi wisuda, Rabu (17/9/2025).

Nisa menempuh pendidikan di Unusa melalui beasiswa penuh sejak awal perkuliahan.

Ia mulai kuliah Sarjana Keperawatan pada 2020, di tengah pandemi COVID-19, lalu melanjutkan ke Profesi Ners hingga dinyatakan kompeten.

“Awalnya saya tidak pernah bercita-cita di bidang kesehatan. Tapi setelah ayah saya sakit hingga meninggal pada 2016–2017, saya mulai tertarik pada dunia keperawatan,” ungkap Nisa usai prosesi wisuda.

Keinginannya semakin kuat untuk membawa ilmu keperawatan pulang ke Timor Leste. “Minimal saya bisa mengedukasi keluarga dan orang-orang terdekat tentang kesehatan,” tambahnya.

Meski berasal dari Timor Leste, Nisa tidak mengalami banyak kendala beradaptasi. Ia lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur, sehingga sudah terbiasa berbahasa Indonesia.

Tantangan terbesarnya justru komunikasi sehari-hari dalam bahasa Jawa, serta perbedaan nilai mata uang.

Nisa menilai, kehadiran program kursus bahasa bagi mahasiswa internasional yang kini disediakan Unusa menjadi langkah penting. Sayangnya, fasilitas itu baru tersedia bagi angkatan setelah dirinya.

Setelah menyelesaikan pendidikan profesi, Nisa berencana memperdalam pengalaman klinis di Indonesia selama satu tahun.

Ia ingin memastikan diri siap sebelum kembali ke Timor Leste untuk mengabdi.

“Saya ingin lebih memantapkan diri, sehingga saat pulang nanti bisa menangani pasien secara mandiri,” jelasnya.

Saat ini, ia belum bisa bekerja karena masih berstatus mahasiswa dengan visa pelajar.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa beasiswa penuh dari Unusa menjadi kunci utama keberhasilannya menuntaskan pendidikan.

“Alhamdulillah, seleksi beasiswa dulu berjalan lancar. Saya belajar dari Google untuk memahami keperawatan agar bisa menjawab wawancara daring. Dari situlah saya semakin yakin, keperawatan adalah jalan saya,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60