Terkini

Tokoh Muda Surabaya Ini Prihatin Aksi Anarkis, Ajak Warga Jaga Perdamaian

63
×

Tokoh Muda Surabaya Ini Prihatin Aksi Anarkis, Ajak Warga Jaga Perdamaian

Sebarkan artikel ini
Tokoh muda
Pembina Majelis Ar-Rohimin, H. Abdul Rohim, saat kegiatan rutin Pengajian Rabu malam.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Tokoh muda sekaligus tokoh masyarakat Surabaya, Haji Abdul Rohim, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya aksi demonstrasi di Indonesia, khususnya di Surabaya, yang berujung pada tindakan anarkis.

Menurutnya, aksi yang merusak fasilitas umum jelas tidak sejalan dengan cita-cita rakyat yang mendambakan kedamaian, ketertiban, dan persatuan.

“Abah tugasnya mengajak saudara-saudara kita untuk menjaga kerukunan, menjaga silaturahim, jangan mudah terprovokasi dan diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa ini,” ujar H. Abdul Rohim saat ditemui Beritabangsa.id. Senin (1/9/2025).

Ia mengingatkan, aksi unjuk rasa sah-sah saja dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi rakyat.

Namun, jika aksi tersebut bergeser menjadi anarkis, merusak fasilitas umum, hingga menimbulkan kerugian sosial maupun ekonomi, maka tujuan awalnya akan tereduksi dan justru membebani masyarakat.

“Boleh melakukan aksi untuk menyuarakan hati nurani rakyat, tetapi jangan sampai tindakan itu merugikan rakyat sendiri. Perusakan fasilitas umum sangat melenceng dari tujuan aspirasi yang sebenarnya,” tegasnya.

Menjelang rencana aksi pada 3 September mendatang, H. Abdul Rohim yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Suramadu, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya arek-arek Suroboyo, untuk tidak terpengaruh provokasi.

Ia menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas keamanan.

“Arek-arek Suroboyo harus ikut membantu pemerintah untuk mencegah provokator yang mengajak merusak fasilitas umum. Kita harus hadang penyusup yang memanfaatkan situasi,” katanya.

Menurutnya, langkah nyata LPM Suramadu adalah dengan menggelar rapat internal untuk menyusun strategi menjaga keamanan kota.

H. Abdul Rohim menegaskan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen mendukung pemerintah dalam menciptakan ketertiban dan keamanan di Surabaya.

Selain sebagai tokoh masyarakat, H. Abdul Rohim juga dikenal sebagai pembina Majelis Ar-Rohimin. Ia menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan rakyat adalah prioritas utama.

“Keamanan lebih penting daripada kepentingan sesaat. Saya berharap masyarakat tetap tenang, jangan terpengaruh provokasi, agar Surabaya tetap aman dan kondusif,” imbuhnya.

Menjaga Ketertiban dan Keamanan dalam Perspektif Tokoh Masyarakat

Dari sudut pandang tokoh masyarakat, menjaga ketertiban bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Tokoh lokal memiliki peran penting dalam memberikan teladan dan mengarahkan masyarakat agar tetap mengedepankan persatuan.

Aksi demonstrasi yang berubah menjadi anarkis membawa dampak besar. Selain kerusakan fasilitas publik, aksi semacam itu juga merusak wajah demokrasi, menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap gerakan sosial, serta memicu ketegangan antarwarga.

Dengan menjaga ketertiban, masyarakat dapat memastikan jalannya aspirasi tetap berada pada koridor konstitusional tanpa harus mengorbankan kepentingan umum.

Seperti yang ditekankan H. Abdul Rohim, persatuan, kerukunan, dan komunikasi damai adalah modal utama dalam membangun bangsa.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60