Terkini

Revitalisasi Sungai Jagir, Disulap Jadi Ruang Hijau, Ini Kata Profesor Nuh

31
×

Revitalisasi Sungai Jagir, Disulap Jadi Ruang Hijau, Ini Kata Profesor Nuh

Sebarkan artikel ini
Sungai Jagir

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Yayasan Harmoni Tirta Lestari (Hartari) resmi memulai revitalisasi zona 3 kawasan Sungai Jagir.

Inisiatif ini menjadi tonggak awal dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan jogging track sepanjang 200 meter, yang dirancang sebagai ruang publik inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Surabaya.

Revitalisasi ini merupakan bagian dari program CSR bertajuk Jejak Aksi Gotong Royong untuk Inisiatif Revitalisasi (JAGIR).

Program ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun masa depan lingkungan yang berdaya guna.

Pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan institusi pendidikan bergandengan tangan dalam satu tujuan: mengembalikan sungai kepada fungsinya yang alami.

Wakil Ketua Dewan Pembina Yayasan Hartari, Rachmat Harsono, menyampaikan bahwa inisiatif ini berakar dari kesadaran akan pentingnya pelestarian jangka panjang.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberadaan sungai bersih dan terawat bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan juga berkaitan erat dengan aspek kesehatan, kebersamaan, dan kebahagiaan warga kota.

“Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian awal dari semangat baru ini. Kami percaya sungai bersih terawat bukan hanya soal lingkungan tapi juga soal kesehatan, kebersamaan, dan kebahagiaan dari warga kota. Let River Be River bukan sekadar slogan, tapi panggilan jangka panjang untuk mengembalikan fungsi alami sungai sebagai nadi kehidupan,” ujar Rachmat.

Ketua Dewan Pengawas Yayasan Hartari, Profesor Doktor Mohammad Nuh, menggarisbawahi pentingnya strategi jangka panjang yang melampaui sekadar penataan fisik.

Ia menjelaskan bahwa upaya membangun ekosistem sungai yang lebih baik memerlukan kebangkitan kepedulian publik, pembentukan kebiasaan positif, apresiasi terhadap para pegiat lingkungan, serta pembangunan sistem yang berkelanjutan.

“Selain penataan secara fisik, ada empat langkah strategis yang harus dilakukan. Pertama, membangkitkan kepedulian publik terhadap lingkungan. Kedua, membangun habituasi berupa pembiasaan-pembiasaan yang baik di sekitar sungai. Ketiga, meningkatkan apresiasi kepada siapa pun yang peduli terhadap sungai. Keempat, setelah semua berjalan, barulah kita bisa membangun ekosistem Sungai Jagir yang lebih baik,” jelasnya.

Kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya serta berbagai lembaga strategis lainnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60