BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Group qosidah ibu-ibu cantik asal Desa Jatiduwur, meramaikan rangkaian acara Ruwatan Topeng Ki Purwo 2025 Vol II di Sanggar Tri Purwo Budoyo, Minggu (20/7/2025) malam.
Personel yang digawangi Ketua Yayasan Sanggar Seni Wayang Topeng Tri Purwo Budoyo, Sulastri Widiyanti, ini tampil memukau publik, termasuk undangan para tokoh dan ulama di Jombang.
Sebelum tampil acara dibuka dan didoakan oleh Mursyid Toriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah, yang juga Ketua PCNU Diwek, KH Moh Hamdi Soleh.
Kiai kelahiran Banyuwangi ini pun memuji kekompakan dan lantunan selawat dari vokalis qosidah berjuluk “Tri Isma Hakim” ini. Ulama kharismatik di Jombang ini pun memberikan tausiyah dan memberikan ijazah kepada warga Desa Jatiduwur yang hadir di acara pembukaan Ki Purwa Heritage Festival 2025 vol II ini.
Kiai Moh Hamdi Soleh, pun mengajak masyarakat untuk tidak meninggalkan salat 5 waktu. Karena menurutnya dalam salat itu mengandung 8 dampak yang terkait dengan perjalanan hidup seorang insan.
“Jangan dikira salat tidak ada hubungannya dengan rezeki, lihat bacaan di antara dua sujud. Robighfirli, warhamni, wajburni, warfa’ni, warzuqni, wahdini, wa’afini, dan terakhir wa’fu anni. Jadi di sana ada 8 hal yang dibutuhkan manusia dalam mengarungi kehidupan ini, diselesaikan hanya dalam salat,” ujar Pengasuh Ponpes Anak Soleh, Dusun Paritan, Desa Keras, Kecamatan Diwek Jombang ini
Dengan langgam suluk irama Jawa, KH Hamdi Soleh membacakan doa sekaligus artinya, sehingga masyarakat pun dibuat khusyuk dan khidmat.
Pasca itulah, group qosidah ini menghentak dengan lagu-lagu dan syiir selawat. Ada bibit vokalis muda, Elda, dan digawangi vokalis Bu Um, suasana pun pecah.
Di sisi lain, undangan dari tokoh desa tetangga Haji Prapto, pun tersentuh dan langsung membagikan sedekah kepada para lansia yang asyik menonton. Sejumlah lansia pun terperangah, karena mendapat rezeki uang yang tidak diduga.
“Maturnuwun, ya nak haji, ” celetuk lansia di ujung kiri usai menerima uang sodaqoh dari haji Prapto.
Lantunan selawat dan syair moderen qosidah terus mengalun. Haji Prapto pun berdecak kagum. Dia pun mengatakan senang dengan penampilan qosidah yang konon hanya latihan beberapa kali saja ini.
“Wah…bagus. Nanti kalau saya ada acara di rumah kami, akan kami undang untuk tampil ya Mas,” ujar Abah Prapto biasa disapa.
Sekadar diketahui, rangkaian Ki Purwa Heritage Festival 2025 Vol II di sesi pembukaan ini selain diiisi khotmil alquran, sedekah bumi, tumpengan, ziarah makam Ki Purwo, napak tilas Punden, doa bersama, tahlil, juga diisi penampilan Tari Kelono, yang merupakan warisan Ki Purwo, berikut 33 karakter Topeng yang masih tersimpan bagus di Yayasan Sanggar Tri Purwo Budoyo, kediaman dzuriyah Ki Purwo.
Rangkaian Festival ini masih akan menghadirkan acara yang heboh lagi yang mengandung nilai kreasi Wayang Topeng dan literasi budaya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















