Terkini

Wujudkan Konsep Pesantren BERSEMI di Indonesia Unusa Hadir Dengan CEHP

960
×

Wujudkan Konsep Pesantren BERSEMI di Indonesia Unusa Hadir Dengan CEHP

Sebarkan artikel ini
Pesantren bersemi
Tim CEHP saat di Pondok Pesantren Babussalam Pamekasan

BERITABANGSA.ID, PAMEKASAN – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mendapat kepercayaan dari Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Surabaya untuk mengubah Pondok Pesantren menjadi tempat yang bersih, sehat, dan mandiri.

Hal ini berkat adanya pusat riset kelas dunia di Unusa yang fokus menangani isu kesehatan lingkungan pesantren di Indonesia, pusat riset ini dikenal sebagai Center for Environmental Health of Pesantren (CEHP) Unusa.

Scroll untuk melihat berita

CEHP telah memperkenalkan konsep pesantren BERSEMI (bersih, sehat, dan mandiri) yang akan mentransformasi pesantren tradisional menjadi lingkungan yang peduli terhadap kesehatan bersih (sanitasi, air bersih), sehat (PHBS, infrastruktur yang layak dan sehat), dan mandiri (dalam bidang ekonomi).

Hadir dalam kegiatan ini, Pengurus Pondok Pesantren Babus Salam Pamekasan, Wakil Rektor II dan III Unusa, Ketua CEHP UNUSA, Ketua Kemenag Pamekasan, tim YDSF, dan kepala Bank BTN Pamekasan beserta undangan sedang memperlihatkan keberhasilan UNU-Water.

Konsep ini pertama kali diajukan oleh Achmad Syafiuddin melalui CEHP Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, yang telah menggambarkan roadmap pesantren BERSEMI.

Proses transformasi pesantren tradisional melibatkan empat tahap, yakni (i) penyediaan air bersih, (ii) penyediaan sarana yang layak, (iii) perubahan perilaku PHBS dan manajemen air bersih, dan (iv) terciptanya pesantrenpreneur.

Ketua CEHP Unusa, Achmad Syafiuddin, Ph.D., menyampaikan untuk mewujudkan pesantren BERSEMI, tahap pertama dilakukan dengan menyediakan air bersih untuk keperluan higienis sanitasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *