Seni Budaya

Ikut Berebut 2.023 Buah Alpukat di Jombang, Lansia Ini Pingsan

381
×

Ikut Berebut 2.023 Buah Alpukat di Jombang, Lansia Ini Pingsan

Sebarkan artikel ini
Pesta Andum Alpukat
Tampak seorang lansia saat digendong usai pingsan ikuti acara Andum Alpukat di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Foto : Faiz

BERITABANGSA.ID – JOMBANG – Pesta Andum Alpukat dengan 2.023 buah alpukat di lapangan Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Minggu (12/3/2023) siang, membawa korban.

Ribuan buah alpukat ini sebelumnya disusun secara rapi berbentuk gunungan setinggi 10 meter.
Ribuan warga pun lantas berebut. Satu orang lansia ditemukan pingsan.

Sebelumnya, tumpeng mini diarak dari balai desa setempat hingga menuju lokasi acara.

Sedikitnya ada 13 tumpeng mini berisikan buah alpukat dan aneka sayuran.

Begitu berada di tengah lapangan, belasan tumpeng mini ini ditempatkan mengelilingi tumpeng raksasa.

Sekira pukul 11.00 WIB, usai didoakan ribuan warga langsung merebut gunungan hasil panen para petani di Desa Sambirejo ini. Warga berebut di gunungan besar.

Warga saling dorong dan berdesakan meraih buah alpukat dan aneka sayuran itu.

Imam (22) warga setempat merasa senang, dan antusias. Menurutnya kegiatan ini wujud syukur.

“Saya ikut berebut alpukat di Desa Sambirejo Wonosalam ini, bersama teman asyik rebutan. Alhamdulillah dapat satu kresek buah, ada alpukat, ada sayuran dan durian. Rencananya mau tak makan sama keluarga di rumah,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.

Warga ini sempat merasa kasian saat mendapati seorang lansia terjatuh lalu pingsan di tengah keramaian saat ikut berebut

“Tadi ada bapak tua pingsan, berdarah di bagian hidungnya, mungkin terjatuh akibat rebutan. Lalu dievakuasi ambulans,” tandasnya.

Warga laon, Gabriel (23) mengaku senang karena baru ini digelar setelah dua tahun off akibat pandemi.

“Meskipun sakit di bagian leher dan tangan gara-gara desak-desakan tadi, tapi gak papa soalnya senang,” paparnya.

Dia mengaku senang kegiatan ini, dan minta tahun depan digelar dan lebih meriah. Ditanya soal rasa alpukat tersebut, ia mengaku lembut dan manis.

“Kita hadap tahun kdepan tetap digelar saja. Di samping itu semoga semakin meriah, dan para petani di Desa Sambirejo ini makin jaya, lancar rezekinya,” kata perempuan warga Jombang ini.

Kepala Desa Sambirejo, Sungkono menyebutkan acara ini sebagai bentuk rasa syukur setelah panen raya yang melimpah, juga sebagai bentuk memperkenalkan lebih luas hingga jadi ikon terkenal warga desa setempat.

“Alhamdulillah acara andum alpukat tahun 2023 ini berjalan dengan lancar. Diharapkan lebih jaya dan terkenal lagi warga di Desa Sambirejo ini bahwasanya desa yang dikenal dengan buah alpukatnya,” bebernya.

“Selain itu dari acara tradisi ini diharapkan juga warga dan petani di desa ini diberikan terus kelancaran. Juga dijauhkan dari bala dan musibah, serta Desa Sambirejo terus berkembang dan makin terkenal jadi ikon dari buah alpukat nya,” imbuhnya .

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60