Terkini

Saat Oknum Polisi Ini Digrebek Warga Jombang, Kabur Lukai Warga

48
×

Saat Oknum Polisi Ini Digrebek Warga Jombang, Kabur Lukai Warga

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-JOMBANG – Drama kehidupan kasus penggerebekan warga terhadap oknum anggota Polisi yang berduaan dengan istri anggota TNI, sangat menarik perhatian publik.

Meski kasusnya dihentikan karena anggota TNI yang merupakan suami perempuan itu, tidak melaporkan kasusnya. Namun cerita penggrebekan itu membekas di benak warga.

Apalagi saat digrebek oknum polisi itu tancap gas memacu motornya menabrak warga hingga akhirnya diamankan warga. Dua warga terluka akibatnya.

Kasusnya dianggap hanya masalah salah paham keluarga, apalagi oknum polisi hanya disebut berniat membeli rumah.

Peristiwa bermula saat warga curiga karena ada oknum Polisi mertamu ke rumah perempuan yang istri TNI, sejak sore hingga malam pukul 22.00 WIB belum pulang.

Warga tak ingin wilayahnya dipakai hubungan yang tidak baik,
warga Perumahan Abadi Mega Regency, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang ini, menggerebeknya.

Keduanya didapati berada di rumah berduaan saja. Yang menarik saat digrebek oknum Polisi da perempuan istri TNI ini berlari nyaris menabrak warga.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, menceritakan kronologi lengkapnya dari peristiwa tersebut.

Menurutnya, hal itu sesuai hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi maupun saat melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Awalnya anggota polri berinisial B ini bertamu ke rumah saudari S pada pukul 4 sore sampai setengah 10 (Senin, 25/7/2022) malam,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang, Selasa (26/7/2022).

Pertemuan ini, di rumah istri anggota TNI yang ditinggal dinas di wilayah Surabaya.

Tahu di rumah itu, hanya mereka berdua, B dengan S. Sementara suami dari saudari S, dinas di luar daerah Jombang, warga curiga.

Kata AKP Giadi, sosok S dari hasil pemeriksaan di TKP, merupakan broker property di perumahan setempat dan memiliki 5 cabang di wilayah Jawa Timur.

Hal itu sesuai keterangan anggota TNI, suami S. Status profesi istinya adalah broker properti.

Selain itu, anggota TNI ini tidak mau melapor secara resmi. Namun menyelesaikannya, secara kekeluargaan.

Hal itu membuat warga setempat tak habis pikir. Kenapa tidak diperkarakan secara hukum, dan hanya memilih untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Namun, warga tetap mencurigai keduanya ada hubungan affair alias perselingkuhan.

Hal itu didasari pertemuan keduanya ,yang berlangsung lama hingga sempat masuk dan berdua dalam rumah, hingga warga melakukan penggerebekan.

Kata AKP Giadi Nugraha, Senin (25/7/2022) pukul 22.00 WIB, saat digrebek yang bersangkutan berada di dalam rumah sehingga pintu sempat digedor warga dan dipaksa keluar.

“Iya yang bersangkutan sempat ke dalam rumah, tapi awalnya (pertemuan, red) mereka di teras rumah. Dari hasil pemeriksaan kami, saat di dalam itu, mereka izin untuk melaksanakan ibadah di ruang tamu,” katanya.

Begitu diketuk dan berhasil mengeluarkan yang bersangkutan, nahas Ipda B, secepat kilat beranjak kabur memakai sepeda motornya.

Dia panik dan menabrak dua warga setempat yang mengakibatkan menderita luka-luka ringan.

“Namanya situasi seperti itu, mungkin dia panik, sehingga terjadilah peristiwa itu. Tapi yang bersangkutan tetap diamankan warga, karena portal perumahan sudah ditutup. Sehingga dia dibawa ke Polsek Jogoroto,” tuturnya.

Kini, yang bersangkutan sudah di kediamannya masing-masing. Perkara pidana dalam status penyelidikan dihentikan.

Sebab, suami S enggan untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Soal tindakan kode etik profesi dari anggota Polisi di lingkungan Polres Mojokerto Kota ini, AKP Giadi menyerahkannya ke Polresta Mojokerto.

Sekadar diketahui, seorang anggota polisi digerebek di rumah perempuan bersuami di Perumahan Abadi Mega Regency, Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Mereka diduga berselingkuh.

Saksi warga R menyebutkan, penggerebekan itu dilakukan pukul 22.00 WIB. Warga curiga karena oknum itu berkunjung sejak sore hingga malam hari.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *