BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Ratusan calon penerima bantuan beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan harus kecewa karena potensi kegagalan mendapatkan bantuan biaya pendidikan tersebut.
Pasalnya, saat penandatanganan nota kesepakatan rancangan KUA dan PPAS TA 2026. Usulan tambahan anggaran beasiswa tahap II (dua) pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 tak dikabulkan.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan telah mengajukan anggaran senilai kurang lebih Rp1 miliar untuk beasiswa tahap dua untuk 165 mahasiswa.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan Suhardi menyampaikan pihaknya bakal berkoordinasi dengan tim teknik beasiswa untuk menentukan nasib 165 mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan itu.
“Pada P-APBD ini tidak ada tambahan anggaran untuk beasiswa. Usulan kita terkait penambahan anggaran tidak diakomodir,” kata Suhardi.
Menurut Suhardi pihaknya telah mengupayakan anggaran yang belum diakomodir dalam P- APBD 2026 yakni memasukkan di APBD 2027 sebagai program prioritas. “Ini diusulkan untuk prioritas tahun anggaran 2027,” ujar Suhardi.
Yang belum terealisasi sudah mendapat di 2025, Sedang yang akan diusulkan ini mengkafer 165 mahasiswa dengan nilai per mahasiswa Rp6 juta.


















