Pendidikan

Maulid Nabi di SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang Santuni 20 Anak Yatim Piatu

2
×

Maulid Nabi di SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang Santuni 20 Anak Yatim Piatu

Sebarkan artikel ini
Maulid Nabi
Kegiatan santunan anak yatim piatu oleh Korwil Pendidikan, Pengawas PAI, Kepala SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Komite SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang dan dewan guru SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang memanfaatkan momentum ini untuk menanamkan karakter peduli dan meneladani akhlaq Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepedulian itu digugah melalui pemberian santunan kepada 20 anak yatim piatu, yang dihimpun dari donasi para siswa, bapak dan ibu guru.

Ustaz Roni, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang juga panitia pelaksana, mengatakan santunan adalah bentuk kepedulian sosial, harapannya anak didiknya tertanam semangat berbagi.

“Sumber donasi ya dari anak-anak dan bapak ibu guru SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang,” ujarnya.

Ke depan, para siswa diajak memahami bahwa kepedulian kepada sesama merupakan bagian dari keteladanan akhlaq Nabi Muhammad SAW.

Korwil Lumajang, Slamattudin, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum pembentukan karakter peserra didik.

Dia juga mengajak siswa tidak hanya mengenal sejarah Nabi Muhammad SAW namun lebih kepada meneladani akhlaqnya.

“Ini momentum yang bisa membentuk karakter anak sejak dini, mencintai Nabi Muhammad SAW, merayakan maulid Rosul, dan mempraktikkan akhlaq Nabi sehari-hari,” katanya.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah menjalankan perintah salat.

“Semoga anak-anak SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang siap melaksanakan perintah salat dan menjalankan sehari-hari,” tegasnya.

Ada empat sifat utama Nabi Muhammad SAW, yang juga wajib ditiru yakni siddiq, amanah, tabligh dan fathanah.

Empat sifat itu, seiring membangun karakter anak sejak usia sekolah, mulai dari kejujuran, dapat dipercaya, menyampaikan kebaikan hingga kecerdasan.

Nuansa acara semakin khidmat, saat Ustaz Syamsul Hadi , mubaligh dari Desa Boreng menyampaikan tausiyahnya yang mengupas akhlaq Nabi Muhammad SAW, sifat-sifat mulia, perjalanan dan silsilah keluarga.

Penyampaian ceramah dilakukan interaktif dengan melontarkan sejumlah pertanyaan berhadiah voucher umrah kepada audiens.

Cara ini membuat para siswa terlihat antusias.
Ustaz Syamsul Hadi berpesan utamanya, agaimana kecintaan kepada Rasulullah tidak berhenti dalam ucapan maupun peringatan Maulid.

Sementara itu, Kepala SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Darna Yuliastutik, menerangkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dirancang dengan melibatkan para siswa.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan puisi, penampilan Al-Banjari selawatan, dan pembacaan ayat Alquran.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam setiap rangkaian kegiatan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter.

Sekolah tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga berupaya membangun sikap, akhlak dan kepedulian sosial peserta didik.

“Harapannya anak-anak dapat mengambil hikmah dari kegiatan ini, mencintai Nabi Muhammad SAW, serta menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Dari santunan untuk 20 anak yatim piatu, lantunan selawat, pembacaan Alquran hingga tausiyah dan kuis berhadiah voucher umrah, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan pada satu pesan: mengenal Rasulullah harus berujung pada meneladani Rasulullah.

Sebab, bagi generasi sekolah dasar, keteladanan tidak cukup hanya diceritakan. Kejujuran, amanah, kecerdasan, kepedulian, disiplin menjalankan salat dan kebiasaan berbagi harus mulai dibentuk sejak bangku sekolah.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60