Olah Raga

5 Teknologi Unik Motor MotoGP yang Bikin Balapan Makin Menarik

16
×

5 Teknologi Unik Motor MotoGP yang Bikin Balapan Makin Menarik

Sebarkan artikel ini
Moto GP

BERITABANGSA.ID – MotoGP bukan sekadar ajang balapan motor saja. Sebab, kejuaraan ini adalah laboratorium teknologi dua roda paling canggih di dunia yang hasilnya kelak bisa muncul di motor produksi harian. Hal ini karena setiap motor yang berlaga di kelas primer MotoGP merupakan prototipe yang dikembangkan khusus, menggunakan teknologi yang tidak ditemukan di motor jalanan mana pun.

Bagi penggemar yang ingin menikmati balapan sambil memahami kecanggihan teknologinya, live streaming MotoGP gratis dan Nonton motogp melalui platform resmi menjadi cara terbaik untuk menyaksikan langsung bagaimana semua inovasi ini bekerja di lintasan. Berikut adalah lima teknologi paling unik yang saat ini digunakan di motor-motor MotoGP dan menjadikan setiap balapan semakin menarik untuk ditonton.

Winglet

Winglet adalah sirip berbentuk sayap kecil yang dipasang di fairing motor untuk memanipulasi aliran udara dan menghasilkan downforce pada kecepatan tinggi. Ducati menjadi pabrikan pertama yang memperkenalkan winglet pada 2015, awalnya untuk mengatasi masalah understeer dan mencegah roda depan terangkat atau wheelie saat akselerasi.

Pada kecepatan 200 hingga 300 km/jam, winglet menghasilkan gaya tekan ke bawah sekitar 10 kilogram yang membantu ban depan tetap menempel di aspal serta meningkatkan stabilitas saat menikung. Kini hampir semua motor MotoGP dilengkapi sayap bertingkat, sistem pemandu samping, diffuser, dan winglet di lengan ayun belakang. Evolusi ini mendorong semua pabrikan untuk ikut mengembangkan teknologi serupa demi hasil performa terbaik.

SeamlessShift Gearbox

Seamless Shift Gearbox memungkinkan perpindahan gigi terjadi tanpa posisi netral sekalipun, sehingga mesin terus menyalurkan tenaga ke roda belakang tanpa jeda akselerasi. Teknologi ini pertama kali dikembangkan oleh Honda di ajang Formula 1 pada tahun 2008, kemudian dibawa oleh teknisi F1 ke MotoGP dan diadopsi oleh seluruh pabrikan secara bertahap.

Pada transmisi konvensional terjadi deselerasi sangat singkat saat gigi berpindah karena posisi transmisi sempat berada di netral. Hal ini tidak terjadi pada Seamless Shift Gearbox. Cara kerjanya adalah melepaskan gigi yang sedang digunakan sebelum mengunci ke gigi berikutnya, sehingga tidak ada momen mesin terputus dari roda. Hasilnya akselerasi jadi semulus motor matik meski dengan tenaga jauh lebih besar.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 468x60