BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Komitmen menjaga Al-Quran mendapat apresiasi dari SMA Khadijah Surabaya melalui pemberian beasiswa pendidikan penuh kepada tiga siswi penghafal Al-Quran.
Program beasiswa 100 persen tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan terhadap proses panjang para hafidzah dalam menghafal, menjaga, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran di tengah tuntutan pendidikan akademik.
Tiga siswi yang menerima beasiswa tersebut yakni Salsabila Oktafika El-Farah dari kelas XII-6, Fatimah Azzahrah dari kelas XI-6, dan Kamila Azzahirah Hidayat dari kelas X-6.
Ketiganya memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di SMA Khadijah melalui program khusus bagi peserta didik yang memiliki komitmen dalam menghafal Al-Quran.
Bagi SMA Khadijah, keberhasilan menghafal Al-Quran bukan sekadar capaian jumlah hafalan, melainkan mencerminkan proses pembentukan karakter yang membutuhkan kedisiplinan, kesabaran, dan konsistensi.
Aktivitas menghafal, melakukan murajaah, hingga menjaga kualitas hafalan menjadi perjalanan panjang yang menuntut ketekunan dari para peserta didik.
Kepala SMA Khadijah, Muhammad Iqbal, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memberikan ruang berkembang bagi generasi Qurani.
Menurut dia, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai spiritual peserta didik.
“Kami ingin memberikan apresiasi nyata kepada anak-anak yang memiliki komitmen dalam menghafal dan menjaga Al-Quran. Beasiswa 100 persen ini merupakan salah satu bentuk dukungan SMA Khadijah agar para hafidzah dapat terus menjaga hafalannya sekaligus memperoleh ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan akademik dan potensi dirinya,” ujar Muhammad Iqbal.
Program tersebut sejalan dengan konsep pendidikan SMA Khadijah yang menggabungkan penguatan akademik dengan nilai-nilai kepesantrenan Aswaja An-Nahdliyah.
Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Khadijah itu berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk memiliki keseimbangan antara kecakapan intelektual, spiritual, dan sosial.
Dalam konteks pendidikan modern, kemampuan menghafal Al-Quran juga dipandang sebagai bagian dari penguatan karakter. Proses menghafal membutuhkan kemampuan mengatur waktu, membangun kedisiplinan pribadi, serta melatih daya ingat dan ketekunan.
Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan kehidupan.
Melalui program beasiswa hafidzah ini, SMA Khadijah menegaskan bahwa prestasi dalam bidang keagamaan memiliki ruang yang sama penting dengan prestasi akademik.
Sekolah berupaya membangun ekosistem pendidikan yang menghargai beragam potensi peserta didik, termasuk mereka yang memiliki dedikasi dalam menjaga Al-Quran.
Sebagai Sekolah Pesantren Kota, SMA Khadijah terus mengembangkan berbagai program akademik, kepesantrenan, penguatan karakter, serta pengembangan prestasi peserta didik.
Lembaga pendidikan tersebut berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, dan kedekatan dengan nilai-nilai keislaman.


















