Terkini

Festival Semarak Merah Putih Ditunda, Panitia Tegaskan Bukan Event Abal-abal

1
×

Festival Semarak Merah Putih Ditunda, Panitia Tegaskan Bukan Event Abal-abal

Sebarkan artikel ini
Festival Semarak Merah Putih
Sejumlah Panitia kegiatan saat melakukan koordinasi internal terkait penundaan kegiatan

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Lumajang yang dikemas Festival Semarak Merah Putih, pada 28–30 Agustus 2026, berisi parade musik, olahraga dan geliat ekonomi kerakyatan melalui UMKM.

Namun, rencana festival itu ditunda karena jadwal acara benturan dengan karnaval Kabupaten Lumajang dan padat jadwal kegiatan.

Penundaan ini sekaligus menjadi momentum bagi panitia untuk melakukan penyempurnaan persiapan, baik dari sisi teknis, administrasi maupun konsep acara.

Ketua Panitia Festival Semarak Merah Putih, Achmad Nurhuda, menegaskan penundaan bukan karena kegiatan itu tidak memiliki persiapan maupun administrasi. Bahkan dia membantah keras tudingan bahwa festival itu kegiatan abal-abal.

“Kegiatan ini bukan event abal-abal seperti yang diisukan. Ini murni kegiatan dari, oleh dan untuk masyarakat Kabupaten Lumajang,” tegas Nurhuda, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, panitia telah mempersiapkan sejumlah dokumen sebagai bagian dari proses penyelenggaraan kegiatan. Di antaranya rekomendasi dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Lumajang) Nomor 04/Pasi Kab. Lmj/IX/2026, yang digunakan sebagai salah satu rekomendasi dalam proses permohonan izin keramaian kepada kepolisian.

Selain itu, terdapat Surat Izin Keramaian dari Kelurahan Kepuharjo Nomor 000.1.10/__/427.90.07/2026 serta Surat Izin Pemakaian Tempat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lumajang Nomor 400.4/32/427.49/2026.

“Artinya, kegiatan ini kami persiapkan dengan administrasi yang jelas. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa festival ini bukan kegiatan yang digelar secara sembarangan. Karena berbarengan dengan banyaknya kegiatan serupa, maka kami memilih menunda pelaksanaannya,” ujar Nurhuda.

Tiga Wajah Semangat Kemerdekaan. Festival Semarak Merah Putih sejak awal tidak dirancang sekadar sebagai panggung hiburan. Panitia mencoba menggabungkan tiga sektor sekaligus, yakni musik sebagai ruang ekspresi, olahraga sebagai gaya hidup dan UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Sejumlah kegiatan utama telah disiapkan. Mulai Lomba Karaoke Dangdut bersama Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Lumajang, Bazar UMKM yang dipandegani Generasi Digital Indonesia (GRADASI) Kabupaten Lumajang, hingga Fun Run yang mendapat dukungan utama dari GRAONO Jersey and Printing. Sementara dari sisi produksi dan vendor kegiatan, festival ini didukung New Rajawali Production.

Konsep tersebut membuat festival ini diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan panggung, tetapi juga memberikan ruang nyata bagi masyarakat untuk berpartisipasi.

UMKM Tak Mau Sekadar Jadi Pelengkap. Divisi UMKM Festival Semarak Merah Putih, Fuad, mengatakan keberadaan bazar UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam konsep festival.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60