Seni Budaya

Festival Nelayan Pacitan 2026 Meriah, Wujud Syukur Nelayan dan Pelestarian Budaya Pesisir

2
×

Festival Nelayan Pacitan 2026 Meriah, Wujud Syukur Nelayan dan Pelestarian Budaya Pesisir

Sebarkan artikel ini
Festival Nelayan

BERITABANGSA.ID, PACITAN – Kawasan UPT Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan Pacitan kembali menjadi pusat perhatian masyarakat pesisir melalui penyelenggaraan Festival Nelayan Pacitan 2026 yang berlangsung meriah.

Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat nelayan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil laut yang melimpah sekaligus doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan para nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut.

Festival yang berlangsung pada Senin (15/6) itu dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha perikanan, nelayan, hingga masyarakat umum yang turut memadati kawasan pelabuhan.

Masyarakat disuguhkan kirab budaya yang menampilkan berbagai hasil bumi, hasil laut, serta tumpeng yang menjadi simbol kemakmuran dan rasa syukur.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur kirab yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival tahun ini.

Dalam sambutannya. Kepala UPT PPP Tamperan, Jadmika Sufiadi, mengatakan,”acara kegiatan sedekah laut bisa dilaksanakan tiap tahun tujuannya untuk menjaga warisan budaya maritim sekaligus
menambah rasa syukur atas rejeki nelayan yang melimpah.

Selain itu menurut Jadmika, kegiatan ini memiliki nilai budaya yang kuat. Festival Nelayan Pacitan 2026 juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Kehadiran pelaku UMKM, pedagang kuliner, dan berbagai usaha lokal turut menggerakkan aktivitas ekonomi selama pelaksanaan festival,” pungkasnya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi sedekah laut melalui pelarungan sesaji ke perairan Teluk Pacitan.

Prosesi tersebut dilaksanakan menggunakan kapal nelayan yang diiringi puluhan kapal lainnya, menciptakan pemandangan yang sarat makna dan menjadi simbol hubungan erat antara masyarakat nelayan dengan laut sebagai sumber kehidupan.

“Tradisi sedekah laut tidak hanya menjadi ritual budaya, tetapi juga mengandung doa dan harapan agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran dalam bekerja, serta keberkahan dalam menjalankan usaha perikanan,” tegasnya mengakhiri wawancara.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60