Profil

Profil Kimberly Tjoa, Talenta Muda Madiun, Siap Jadi Model Internasional

14
×

Profil Kimberly Tjoa, Talenta Muda Madiun, Siap Jadi Model Internasional

Sebarkan artikel ini
Kimberly Tjoa
Kimberly Tjoa saat berpose.

BERITABANGSA.ID, MADIUN – Usianya baru menginjak 10 tahun. Namun, pengalaman yang telah dijalani Kimberly Tjoa jauh melampaui anak-anak seusianya. Dunia modeling, seni peran, tarik suara, tari, olahraga berkuda, hingga menembak telah menjadi bagian dari kesehariannya.

Di balik beragam aktivitas tersebut, Kimberly menyimpan cita-cita yang lebih besar daripada sekadar mengoleksi prestasi. Ia ingin tumbuh menjadi pribadi yang mampu memimpin, menginspirasi, dan membawa manfaat bagi banyak orang melalui karya serta karakter yang dimilikinya.

Perjalanan Kimberly di dunia seni bermula dari kebiasaannya tampil percaya diri sejak usia dini. Melihat potensi tersebut, kedua orang tuanya, Tjioe Tjai Tik dan Gracesabella May Marlina, mengajaknya mengikuti kelas modeling.

Keputusan itu menjadi titik awal yang membuka jalan menuju berbagai kesempatan di dunia hiburan dan pengembangan bakat.

Seiring waktu, Kimberly tidak hanya menekuni modeling, tetapi juga mengembangkan kemampuan di bidang akting.

Kedua bidang itu menjadi ruang baginya untuk belajar mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, sekaligus memperluas pergaulan dengan banyak teman dari berbagai daerah.

Bakatnya terus berkembang setelah bergabung sebagai talenta binaan ARTV School. Di bawah pembinaan tersebut, Kimberly memperoleh kesempatan memperdalam kemampuan akting sekaligus terlibat dalam sejumlah produksi film garapan ARTV Production.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun kariernya di industri kreatif sejak usia belia.

Belum lama ini, Kimberly kembali dipercaya membintangi film terbaru produksi ARTV Production berjudul Fajar’s Last Project.

Dalam proyek tersebut, ia beradu akting bersama penyanyi sekaligus aktor Delon, pengalaman yang semakin memperkaya jam terbangnya di dunia perfilman.

Tidak berhenti di dunia seni, rasa ingin tahu Kimberly membawanya mencoba aktivitas lain yang menantang, seperti berkuda dan olahraga menembak.

Kimberly Tjoa
Kimberly Tjoa dan trophy penghargaan di Madiun Batik Heritage.

Baginya, setiap kegiatan menawarkan pengalaman baru yang membentuk keberanian, konsentrasi, dan kedisiplinan.

Meski demikian, perjalanan meraih prestasi tidak selalu berjalan mulus. Kimberly mengaku pernah mengalami kegagalan dalam berbagai perlombaan.

Bahkan, ada kalanya ia merasa hasil kompetisi belum sepenuhnya berpihak kepadanya. Pengalaman tersebut sempat membuat semangatnya menurun.

Dalam situasi seperti itu, dukungan keluarga menjadi sumber kekuatan utama. Kedua orang tuanya terus mengingatkan bahwa keberhasilan tidak pernah hadir secara instan.

Setiap pencapaian harus dibangun melalui latihan yang konsisten, disiplin, kerja keras, doa, dan kesabaran.

Nasihat tersebut menjadi pegangan Kimberly setiap kali menghadapi tantangan. Ia memilih menjadikan kegagalan sebagai ruang belajar, bukan alasan untuk berhenti mencoba.

Di tengah padatnya jadwal latihan dan aktivitas seni, pendidikan tetap menempati posisi utama. Siswi Bilingual 3 Bahasa Mitra Harapan Madiun itu terbiasa menyelesaikan seluruh kewajiban akademiknya sebelum mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah.

Keluarganya juga menerapkan pola pengaturan waktu yang seimbang. Kimberly tetap memiliki kesempatan bermain bersama teman-temannya, beristirahat dengan cukup, dan menikmati waktu bersama keluarga. Pendekatan tersebut membuat proses pengembangan bakat berlangsung tanpa menghilangkan masa kecilnya.

Salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah ketika berhasil meraih gelar juara dalam ajang fashion show.

Bagi Kimberly, kebahagiaan terbesar bukan semata karena membawa pulang piala, melainkan melihat senyum bangga kedua orang tuanya yang selama ini selalu hadir mendampingi setiap proses perjuangannya.

Kimberly Tjoa
Kimberly Tjoa

Bagi keluarga Kimberly, prestasi bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah pembentukan karakter. Sejak dini, Kimberly dibiasakan untuk bersikap rendah hati, disiplin, bertanggung jawab, menghargai orang lain, berani mencoba tantangan baru, tidak mudah menyerah, serta senantiasa bersyukur atas setiap kesempatan yang diperoleh.

Ibundanya, Gracesabella May Marlina, menegaskan bahwa seluruh aktivitas yang dijalani Kimberly selalu disesuaikan dengan minat dan kemampuannya.

“Semua aktivitas dijalani sesuai minat dan kemampuan, dengan keseimbangan antara belajar, berlatih, bermain, dan beristirahat,” ujarnya.

Dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang, Kimberly menargetkan dapat menembus panggung internasional sebagai model profesional, terus berkembang sebagai aktris, sekaligus meningkatkan kemampuan berkuda yang telah lama menjadi salah satu hobinya.

Di atas semua itu, ia berharap dapat dikenal sebagai pribadi yang memberi inspirasi dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Kepada anak-anak seusianya, Kimberly berpesan agar tidak takut mencoba hal-hal baru. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses belajar yang akan membentuk seseorang menjadi lebih kuat.

“Tetap rajin, disiplin, percaya pada kemampuan diri sendiri, menikmati setiap perjalanan, selalu bersyukur, dan tidak pernah melupakan doa,” tuturnya.

Di tengah berkembangnya industri kreatif yang semakin kompetitif, perjalanan Kimberly memperlihatkan bagaimana dukungan keluarga, pendidikan karakter, serta ruang untuk mengembangkan minat dapat berjalan beriringan.

Kesempatan yang diperoleh sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, dan kepedulian terhadap sesama.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60