Terkini

Diterjang Abrasi, 120 KK Warga Desa Bulurejo Kehilangan Rumah

1
×

Diterjang Abrasi, 120 KK Warga Desa Bulurejo Kehilangan Rumah

Sebarkan artikel ini
Desa Bulurejo
Pantai Desa Bulurejo

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Nestapa panjang masih membayangi ratusan warga pesisir di Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang. Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) kehilangan rumah akibat abrasi pantai yang terus menggerus daratan. Kini mereka telah direlokasi, namun perjuangan untuk mendapatkan kehidupan yang layak sebagai masyarakat nelayan masih jauh dari kata selesai.

Harapan baru mulai muncul setelah pemerintah kembali mewacanakan pembangunan kampung nelayan lengkap dengan dermaga yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak bagi para nelayan setempat.

Kepala Desa Bulurejo, Rohman Adi, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan dermaga sebenarnya bukan hal baru. Menurutnya, pembahasan tersebut sudah muncul sekitar tiga tahun lalu, namun hingga kini belum terealisasi.

“Wacana pembangunan dermaga sebenarnya sudah ada sejak sekitar tiga tahun lalu. Tiga bulan yang lalu juga sudah dilakukan survei oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lumajang. Sekarang kembali muncul pembahasannya. Kami berharap kali ini benar-benar bisa diwujudkan,” ujar Rohman Adi, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, keberadaan dermaga sangat vital bagi aktivitas nelayan. Selama ini para nelayan harus menghadapi risiko tinggi saat menambatkan maupun melaut karena tidak memiliki fasilitas sandar yang memadai.

Lebih jauh, Rohman menjelaskan bahwa pemerintah desa telah menyiapkan lokasi untuk pembangunan kampung nelayan di atas lahan Perhutani melalui skema Perhutanan Sosial.

“Sudah ada titik lokasi yang siap digunakan. Lahan tersebut masuk kawasan Perhutani melalui program Perhutanan Sosial sehingga tinggal menunggu dukungan dan realisasi program dari pemerintah,” jelasnya.

Tidak hanya lahan yang telah tersedia, berbagai sarana pendukung juga dinilai cukup siap. Akses jaringan listrik sudah berada di sekitar lokasi, sedangkan kebutuhan air bersih akan dipenuhi dari sumber mata air terdekat yang memiliki kualitas air jernih.

“Alhamdulillah listrik sudah dekat. Untuk kebutuhan air bersih juga sudah kami siapkan dari sumber mata air terdekat yang airnya sangat jernih. Jadi lokasi tersebut sebenarnya sudah cukup layak untuk dijadikan kampung nelayan,” tambah Rohman.

Ia mengakui, lokasi relokasi memang tidak sedekat permukiman lama yang dahulu berada di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kondisi itu membuat para nelayan membutuhkan infrastruktur penunjang agar aktivitas ekonomi mereka tetap berjalan efektif.

“Dulu masyarakat memang tinggal dekat TPI. Sekarang kondisinya berbeda. Karena itu keberadaan dermaga dan kampung nelayan menjadi kebutuhan yang sangat penting agar roda ekonomi masyarakat bisa kembali pulih,” katanya.

Pemerintah Desa Bulurejo berharap pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat pesisir yang telah menjadi korban abrasi.

“Semoga tahun ini ada program pemulihan kampung nelayan dari pemerintah pusat sehingga masyarakat yang selama ini menjadi korban abrasi benar-benar bisa kembali memiliki tempat tinggal dan fasilitas penunjang untuk bekerja sebagai nelayan,” harap Rohman.

Abrasi yang menghilangkan puluhan rumah warga tidak hanya menyisakan kerugian material, tetapi juga mengubah pola kehidupan masyarakat pesisir yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup dari laut. Tanpa dermaga dan kawasan permukiman yang terintegrasi dengan aktivitas perikanan, produktivitas nelayan dikhawatirkan terus menurun.

Kini, setelah lokasi telah tersedia, survei lapangan telah dilakukan, serta infrastruktur dasar mulai siap, masyarakat berharap wacana pembangunan tidak kembali berhenti sebatas kajian. Bagi 120 KK korban abrasi, realisasi kampung nelayan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan harapan untuk memulai kembali kehidupan yang sempat dihantam ganasnya ombak laut.

Namun kondisi saat ini, air laut sudah menjauh dari lokasi terdampak abrasi.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60