Pendidikan

Persami SMPN 1 Lumajang Resmi Dibuka, Ciptakan Karakter Tak Sekadar Nilai Akademik

1
×

Persami SMPN 1 Lumajang Resmi Dibuka, Ciptakan Karakter Tak Sekadar Nilai Akademik

Sebarkan artikel ini
Persami
Kepala Sekolah Spensalu saat memberikan sambutan pembukaan persami.

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Semangat kepramukaan kembali menggema di lingkungan SMP Negeri 1 Lumajang (Spensalu). Ratusan peserta didik baru kelas VII mengikuti Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami), Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan tahunan yang menjadi tradisi sekolah tersebut akan berlangsung hingga Minggu (19/7/2026).

Persami bukan sekadar agenda seremonial bermalam di tenda. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wahana pembentukan karakter kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, dan jiwa gotong royong bagi peserta didik baru.

Kepala SMPN 1 Lumajang, Hasanuddin, menegaskan pendidikan sejatinya tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter yang kuat.

“Jadilah anak-anak yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, cerdas, terampil, serta mampu meraih prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik dalam menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045,” tegas Hasanuddin.

Ia menambahkan masa depan bangsa berada di tangan generasi muda saat ini. Karena itu, setiap siswa harus memiliki semangat belajar yang tinggi, disiplin, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kalian menjadi anak-anak yang sukses, membanggakan orang tua, sekolah, dan bangsa,” pesannya.

Menurut Hasanuddin, Persami merupakan bagian dari pendidikan karakter tak ditemukan di kelas. Melalui berbagai aktivitas kepramukaan, siswa dilatih mengambil keputusan, bekerja sama, menghargai sesama, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompok.

Selama dua hari,, peserta mengikuti berbagai kegiatan melatih mental dan keterampilan, mulai dari upacara pembukaan, permainan edukatif, materi kepramukaan, latihan kedisiplinan, api unggun, pentas kreativitas, hingga renungan malam.

Para pembina Pramuka berharap pengalaman pertama siswa mengikuti Persami di lingkungan sekolah menjadi momentum membangun rasa percaya diri dan mempererat persaudaraan antar teman.

“Anak-anak harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, tetapi tetap memiliki karakter kuat, disiplin, peduli lingkungan, dan cinta tanah air. Nilai-nilai itulah yang diajarkan dalam Pramuka,” ujarnya.

Orang tua murid juga menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai Persami mampu melatih anak agar lebih mandiri, dan bertanggung jawab, dalam aktivitas sehari-hari.

Menurunnya interaksi sosial di kalangan remaja, menjadikan Persami sebagai benteng pembinaan karakter. .

Persami SMPN 1 Lumajang selain ingin mencetak lulusan berprestasi di akademik, juga membangun generasi yang berintegritas.

Persami mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari tingginya nilai rapor, tetapi juga dari kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, dan ketakwaan kepada Tuhan.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60