BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Paket pekerjaan rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Pacal (Tahap 1) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 SBSN, disorot warga.
Meskipun pekerjaan fisik proyek sudah selesai namun sorotan tajam muncul dari pegiat anti korupsi dan warga setempat
Pasalnya, fisik pekerjaan dinilai jauh dari kata sempurna.
Kata Imam warga sekitar, dia melihat langsung proses pengerjaan pemasangan plat Li-Ning pada badan sungai dan cor beton yang langsung ditempelkan
“Saya lihat ada dua macam pekerjaan di sepanjang sungai pertama ada yang di pasang plat Li-Ning dan ada yang dilangsung dicor begitu saja,” ujarnya.
Masyarakat hanya bisa pasrah dan mengamati tidak bisa berbuat banyak meskipun sebenarnya ingin bertanya kenapa ada dua jenis macam pekerjaan padahal satu lokasi daerah irigasi
Alih alih mutu dan kualitasnya bagus mala terlihat banyak keretakan pada dinding plengsengan begitu juga pada pasangan plat Li-Ning banyak renggang tidak rapat pada acian sambungan sehingga hal ini jadi perbincangan warga.
Begitu juga dengan pekerjaan pasangan batu kanan dan kiri jembatan aturan dikerjakan tapi ini ada sebagian yang tidak dikerjakan menurut salah satu sumber yang tidak ingin namanya disebut
Ironisnya, pihak bertanggung jawab Satker SNVT pelaksanaan jaringan pemanfaatan Air Bengawan Solo Herawati Ana Purwaningsih, tutup mata dan tutup telinga saat pihaknya dimintai pertanggung jawaban oleh media nomor surat 19/konf/BeritaBangsa/22-04-2026,
Data media ini menyebutkan nilai anggaran proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Pacal (Tahap 1) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 SBSN, sebesar Rp56.616.642.864.55.
Pelaksana pekerjaan adalah PT Tiara Multi Teknik, di Jalan Ketintang Baru Selatan VII nomor 10 Surabaya, (KSO) dengan PT Wahana Adya
Alamat Jalan Candi Panggung Barat Perum Tmn Indah Soekarno-Hatta Kav. 65 Kota Malang – Malang (Kota) – Jawa Timur


















