BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Ratusan warga dari berbagai pelosok wilayah Kabupaten Lumajang memadati kegiatan NgabubuRun Fun and Run yang menjadi salah satu rangkaian acara Festival Ramadan Tompokersan (Fesratom) 2026. Kegiatan lari santai menjelang waktu berbuka puasa ini berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
Menariknya, dalam ajang lari sejauh 3 kilometer tersebut, seorang peserta asal Kecamatan Ranuyoso, atas nama Jumai, berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan menuntaskan rute hanya dalam 12 menit. Catatan waktu tersebut membuatnya menjadi pelari tercepat dalam kegiatan NgabubuRun tahun ini.
Jumai mengaku senang bisa ikut memeriahkan kegiatan yang digelar di bulan Ramadan tersebut. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, dirinya tetap bersemangat mengikuti lomba lari.
“Alhamdulillah bisa finish paling cepat. Walaupun puasa tetap semangat, yang penting niatnya olahraga sekaligus meramaikan kegiatan Ramadan,” ujar Jumai usai mencapai garis finis.
Tidak hanya diikuti pelari dewasa, kegiatan ini juga diikuti peserta anak-anak. Salah satunya datang dari Banyuputih, Kecamatan Randuagung, yang turut ambil bagian dalam lari santai tersebut. Kehadiran peserta anak-anak hingga orang tua membuat suasana kegiatan semakin semarak.
Panitia kegiatan menyebutkan bahwa NgabubuRun Fun and Run memang dirancang sebagai olahraga ringan menjelang waktu berbuka puasa yang dapat diikuti semua kalangan masyarakat.
“Pesertanya luar biasa antusias. Dari anak-anak, remaja sampai orang tua ikut berlari bersama. Bahkan ada yang datang dari berbagai kecamatan di Lumajang,” ujar salah satu panitia Fesratom 2026, Sudarmoko.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
“Tujuannya agar masyarakat bisa ngabuburit dengan kegiatan positif. Walaupun sedang berpuasa, mereka tetap sehat, aktif, dan tetap menjalankan puasanya tanpa harus mokel,” tambahnya.
NgabubuRun sendiri menjadi salah satu agenda favorit dalam rangkaian Festival Ramadan Tompokersan 2026, yang digelar untuk menghidupkan suasana Ramadan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi festival.
Sorak sorai dan tawa peserta pun mewarnai garis finis, menandakan bahwa kegiatan olahraga sederhana ini mampu menghadirkan kebersamaan dan semangat positif di tengah bulan suci Ramadan.


















