Advertorial

Wayang Potehi Jadi Media Edukasi, Bupati Jombang: Generasi Muda Harus Bangga Budaya Sendiri

16
×

Wayang Potehi Jadi Media Edukasi, Bupati Jombang: Generasi Muda Harus Bangga Budaya Sendiri

Sebarkan artikel ini
Wayang Potehi
Tampak Abah Warsubi, Bupati Jombang saat menyampaikan sambutan. Foto: Faiz Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang mendorong pelestarian seni tradisi sebagai bagian dari pendidikan karakter generasi muda. Salah satunya melalui pertunjukan Wayang Potehi yang digelar di Pendapa milik rakyat Kabupaten Jombang.

Sekitar 250 pelajar dari MTsN 6 Jombang, SMAN 2 Jombang, MAN 1 Jombang, dan SDN Gempolegundi tampak antusias menyaksikan seni boneka tangan tersebut. Tawa dan tepuk tangan beberapa kali terdengar saat lakon dimainkan di atas panggung kecil khas Wayang Potehi.

Wayang Potehi sendiri telah hidup dan berkembang di Jombang sejak awal abad ke-20. Pertunjukan ini dikenal tumbuh melalui pementasan di Kelenteng Hong San Kiong, dan menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah yang mencerminkan akulturasi serta harmoni lintas budaya.

Bupati Jombang Warsubi menegaskan, Wayang Potehi bukan sekadar tontonan, melainkan sarana edukasi yang sarat nilai moral.

“Wayang Potehi ini bukan hanya hiburan, tetapi juga media pembelajaran untuk anak-anak kita. Di dalamnya ada nilai moral, sejarah, keteladanan, dan pesan kebajikan yang bisa membentuk karakter generasi muda Jombang,” ujar Warsubi.

Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi dan masuknya budaya luar melalui berbagai platform digital, generasi muda harus memiliki pondasi kuat terhadap budaya daerahnya sendiri.

“Anak-anak kita hari ini sangat akrab dengan budaya luar, seperti budaya Korea yang masuk lewat drama dan musik. Itu tidak salah. Tetapi jangan sampai kita lebih bangga pada budaya negara lain, sementara budaya sendiri justru tidak kita kenal,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebanggaan terhadap budaya lokal merupakan bagian dari jati diri dan identitas bangsa. Dengan mengenal serta mencintai warisan budaya sendiri, generasi muda diyakini akan memiliki karakter kuat dan rasa memiliki terhadap daerahnya.

Warsubi juga mengingatkan bahwa menjaga dan merawat warisan budaya adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat.

“Warisan budaya seperti Wayang Potehi ini adalah bagian dari kekayaan Kabupaten Jombang. Tugas kita bersama adalah menjaga, melestarikan, dan mewariskannya kepada generasi berikutnya agar tidak hilang ditelan zaman,” pungkasnya.

Melalui kegiatan itu, Pemkab Jombang berharap seni tradisi tak hanya berhenti sebagai pertunjukan seremonial, melainkan benar-benar menjadi ruang pembelajaran, penanaman nilai, sekaligus penguatan rasa bangga terhadap budaya sendiri di kalangan generasi muda.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60