BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Kerja (Raker) 2026 , selama dua hari, Rabu–Kamis (28–29/1/2026), di Kecamatan Tempeh, sebagai upaya memperkuat integritas dan komitmen pelayanan pendidikan madrasah.
Raker diikuti 21 Ketua KKMI kecamatan se-Kabupaten Lumajang. Agenda utama difokuskan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan tata kelola madrasah yang berintegritas, serta penyelarasan program kerja KKMI dengan kebijakan pendidikan keagamaan.
Ketua KKMI Kabupaten Lumajang, Hasan Basri yang akrab disapa Gus Hasan, menegaskan integritas pendidik dan komitmen pelayanan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing.
“Madrasah harus menjadi contoh dalam integritas dan pelayanan. Kepala madrasah tidak hanya sebagai administrator, tetapi juga teladan moral dan penggerak perubahan di lingkungan pendidikan,” ujar Gus Hasan.
Menurutnya, Raker KKMI 2026 menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi program sebelumnya sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menjawab tantangan pendidikan ke depan, khususnya di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.
“Kami ingin seluruh MI di Lumajang memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan pendidikan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik,” tambahnya.
Selain pembahasan program kerja, Raker juga diisi dengan diskusi penguatan sinergi antar madrasah, peningkatan kompetensi kepala MI, serta upaya menjaga marwah madrasah sebagai lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat.
Melalui Raker ini, KKMI Kabupaten Lumajang berharap kualitas layanan pendidikan madrasah semakin meningkat dan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap pendidikan yang bermutu, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















