Pendidikan

Respons Cepat Yayasan Khadijah Surabaya Untuk Bencana Sumbar, Sumut, dan Aceh

31
×

Respons Cepat Yayasan Khadijah Surabaya Untuk Bencana Sumbar, Sumut, dan Aceh

Sebarkan artikel ini
Khadijah
Momen saat penyerahan bantuan secara simbolis. Foto: Tim Kreatif Khadijah.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Keluarga besar Yayasan Khadijah Surabaya kembali menunjukkan kepekaan sosial dan solidaritas kemanusiaan yang kuat, dengan mengirim bantuan ke korban bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Donasi dari ribuan pelajar TK hingga SMA, dan anak panti asuhan, berhasil menghimpun donasi Rp121.237.600 dalam waktu kurang dari 1 minggu.

Donasi itu diserahkan secara simbolis kepada LAZINSU Jawa Timur di halaman Gedung SD, SMP, dan SMA Khadijah, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, pada Kamis (11/12/2025) siang.

Aksi ini menjadi bukti nyata budaya empati yang tumbuh kuat di lingkungan pendidikan Khadijah.

Ketua LAZIS Khadijah, Yulia Istianah saat ditemui Beritabangsa.id menjelaskan, bahwa mayoritas donasi berasal dari uang saku siswa yang mereka sisihkan secara sukarela.

Para siswa menyerahkan bantuan melalui guru dan kepala sekolah masing-masing, sebelum dihimpun secara terpusat oleh LAZIS Khadijah.

Tidak hanya siswa, para guru serta pegawai yayasan turut ambil bagian dalam aksi solidaritas ini.

Yulia menuturkan bahwa gerakan kemanusiaan ini diawali dengan imbauan untuk melaksanakan salat gaib dan doa tahlil bagi para korban, sebelum dilanjutkan dengan penggalangan donasi.

Ia mengungkapkan bahwa setelah dana diserahkan kepada LAZISNU PWNU Jatim, masih ada wali murid yang terus mengirimkan bantuan melalui rekening resmi, sehingga total donasi diperkirakan akan bertambah.

Sejumlah panti asuhan di bawah Yayasan Khadijah juga mengirimkan bantuan berupa pakaian layak pakai, bahan kebutuhan pokok, handuk, buku, hingga mukena.

Unair
Ketua LAZIS Khadijah, Hj. Yulia Istianah saat wawancara. Foto: Mwd, Bwritabangsa.id.

Seluruh bantuan dikemas rapi per kategori ukuran dan jenis agar pendistribusiannya mudah dan tepat sasaran.

Tingkat partisipasi wali murid, menurut Yulia, sangat tinggi. Banyak orang tua langsung mengirimkan bantuan melalui rekening donasi yang disediakan.

Ia berharap seluruh bantuan dapat membantu meringankan beban para korban di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya yang terdampak bencana besar tersebut.

Pengurus Yayasan Khadijah, H. Abdullah Sani, menegaskan bahwa aksi sosial ini tidak hanya soal memberi bantuan, tetapi juga pendidikan karakter.

Menurutnya, menanamkan rasa peduli sejak dini merupakan bagian penting dari proses pembentukan kepribadian siswa.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, orang tua, guru, dan pegawai yang terlibat.

“Jika pun masih terjadi bencana, kami akan selalu siap membantu. Kami yakin, siapa yang menolong sesama, Allah akan memberikan pertolongan kepadanya,” ujarnya.

Ketua LAZISNU PWNU Jatim, A. Afif Amrullah, turut memberikan apresiasi atas kepercayaan dan konsistensi Yayasan Khadijah dalam merespons berbagai bencana nasional.

Ia menyebut Khadijah sebagai mitra strategis yang selalu hadir pada momentum-momentum kemanusiaan, mulai dari erupsi Semeru hingga bantuan untuk Palestina.

Afif menambahkan bahwa LAZISNU Jatim kini tengah mengonsolidasikan bantuan dari berbagai PCNU di Jawa Timur, sebelum kemudian berangkat ke lokasi bencana dengan koordinasi bersama PBNU agar penyaluran lebih efektif dan tepat sasaran.

Gerakan solidaritas Yayasan Khadijah Surabaya ini kembali memperlihatkan bagaimana pendidikan dapat menjadi ruang pembentukan karakter sosial yang kuat, sekaligus mempertegas komitmen mereka untuk selalu hadir dalam misi kemanusiaan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60