BERITABANGSA.ID, LUMAJANG —Dinas Koperasi Usaha Kecil Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM Pindag) Kabupaten Lumajang mendorong peningkatan kualitas produk melalui pelatihan dan bantuan kemasan khusus bagi pelaku usaha olahan camilan, pada 12–13 Desember 2025 untuk memperkuat daya saing UMKM di pasar.
Diskop UMKM Pindag, melalui salah satu Kasinya, Tuty Alawiyah, menyampaikan program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, namun juga dukungan nyata berupa desain hingga kemasan.
“Kami ingin pelaku usaha di Lumajang naik kelas. Kemasan yang baik bukan hanya mempercantik produk, tapi meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen,” ujar Tuty.
Pelatihan hari Jumat (12/12/2025), dipusatkan di SMK Ryo Yuwaraja, Jalan Soekarno Hatta nomor 2 Sukodono. Fokus kegiatan adalah pembuatan dan fasilitasi desain stiker kemasan profesional untuk UMKM.
“Desainernya langsung adik-adik kelas XII SMK Ryo Yuwaraja, sekaligus sebagai bentuk kerja nyata sebelum lulus sekolah,” jelas Tuty.
Peserta diwajibkan membawa beberapa dokumen dan data pendukung, di antaranya Fotokopi KTP, Foto produk (atau membawa produk untuk difoto di lokasi), Legalitas usaha (NIB, Halal, PIRT/MD), Logo atau brand usaha, Informasi lengkap produk (komposisi, berat bersih, varian rasa), Contoh kemasan lama dan Referensi desain yang disukai.
Perwakilan SMK Ryo Yuwaraja menyambut antusias kegiatan ini dan siap memberikan dukungan penuh.
“Kami akan memfasilitasi kebutuhan pelaku usaha, termasuk membantu branding produk agar tampil lebih profesional dan siap bersaing,” ujarnya.
Di hari kedua, pelatihan kemasan dilaksanakan Sabtu (13/12/2025), berlanjut di SMK PGRI Lumajang, Jalan Juanda, Rogotrunan. Peserta akan dibekali pengetahuan teknis standar kemasan yang baik, desain yang sesuai regulasi, hingga strategi menarik minat pasar.
Diskop UMKM Pindag juga memberikan fasilitasi kemasan gratis untuk satu jenis produk, berupa standing pouch ukuran 13 x 20 cm dan bagian stiker kemasan sesuai desain yang sudah dicetak.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membantu UMKM meningkatkan kualitas tampilan produknya, sehingga mampu bersaing di tingkat lokal hingga nasional.
“Harapan kami, setelah pelatihan ini, UMKM Lumajang dapat memiliki kemasan yang lebih informatif, aman, dan menarik, sehingga penjualan meningkat dan pasar semakin luas,” tambah Tuty.
Dengan dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan, pelaku usaha camilan di Lumajang diharapkan dapat terus berkembang dan berinovasi menghadapi persaingan bisnis yang dinamis.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















