Terkini

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir Bangkalan

15
×

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir Bangkalan

Sebarkan artikel ini
PHE WMO

BERITABANGSA.ID, BANGKALAN – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan peningkatan ekonomi masyarakat. Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan kembali melakukan penanaman Hexa Reef di kawasan Pantai Pasir Putih Tlangoh, Desa Tlangoh, Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan.

Hexa Reef merupakan inovasi struktur buatan berbentuk heksagonal hasil kajian PHE WMO bersama Teknik Kelautan ITS Surabaya. Struktur ini berfungsi menahan laju abrasi, sekaligus memperkuat ekosistem laut dengan menciptakan habitat baru bagi biota pesisir. Dalam jangka panjang, Hexa Reef juga diharapkan menjadi daya tarik ekowisata berbasis konservasi.

Tahun ini, PHE WMO kembali menanam 120 ton Hexa Reef, melanjutkan pemasangan sebelumnya yang telah mencapai 390 ton di titik-titik strategis Pantai Pasir Putih Tlangoh. Ke depan, penanaman hingga sepanjang 4 kilometer garis pantai, demi menahan abrasi yang rata-rata mencapai 7 meter setiap tahun.

“Penanaman hexa reef ini bukan hanya melindungi pantai dari abrasi, tetapi juga membangun ekosistem laut yang lebih sehat dan produktif,” ujar Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, dalam keterangan pers, Senin lalu.

Nofrie menegaskan program ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat pesisir. “Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan,” jelasnya.

Kegiatan penanaman ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkalan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, Pemerintah Desa Tlangoh, serta Pokdarwis Tlangoh sebagai mitra binaan PHE WMO.

Lailatun N, Kepala Bagian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, memberikan apresiasi atas kontribusi PHE WMO. Ia menyebut Pantai Pasir Putih Tlangoh kini berkembang menjadi model destinasi wisata berkelanjutan di Bangkalan.

“Dukungan PHE WMO melalui program CSR membuka peluang ekonomi baru bagi warga lokal sekaligus menjaga kelestarian alam pesisir,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Tlangoh Kudrotul Hidayat berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan perekonomian masyarakat. “Selain pantai terlindungi dari abrasi, warga juga mendapatkan lapangan kerja melalui pengembangan wisata,” katanya.

Harapan itu kini mulai terlihat. Pantai Pasir Putih Tlangoh terus berkembang sebagai destinasi unggulan di pesisir utara Bangkalan. PHE WMO juga turut membantu menyediakan sarana dan prasarana penunjang wisata untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat berbasis lingkungan.

Nofrie menambahkan bahwa pengembangan wilayah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama terkait penanganan perubahan iklim, pelestarian ekosistem laut, serta peningkatan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60