BERITABANGSA.ID, MAGETAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar Haul Gubernur Soerjo sebagai agenda tahunan untuk mengenang jasa almarhum R.M.T.A. Soerjo, gubernur pertama Jawa Timur sekaligus pahlawan nasional.
Peringatan tahun ini dipusatkan di depan makam beliau di Jalan Salak No. 15, Kelurahan Kepolorejo, Magetan, Selasa malam (18/11/2025).
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri Bupati Magetan Nanik Sumantri, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono, Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno, unsur Forkopimda Magetan, serta ahli waris Gubernur Soerjo. Acara ditutup dengan tausiyah oleh Gus Kautsar.
Dalam kesempatan tersebut, Deni Wicaksono mewakili DPRD Jawa Timur memberikan santunan kepada anak yatim serta menyerahkan cendera mata kepada keluarga ahli waris.
Ia menegaskan bahwa haul ini bukan sekadar ritual tahunan, tetapi bentuk penghormatan yang tulus untuk mengirimkan doa kepada almarhum sekaligus mengenang perannya dalam sejarah Jawa Timur.
Menurut Deni, sosok Soerjo layak terus diteladani karena dedikasinya dalam meletakkan dasar tata kelola pemerintahan daerah pasca-kemerdekaan.

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk kembali meneguhkan ingatan kolektif terhadap jasa-jasa R.M.T.A. Soerjo. Ia mengingatkan bahwa sebagai gubernur pertama Jawa Timur dan pahlawan nasional, Soerjo bukan hanya simbol birokrasi, tetapi representasi nyata keberanian dan keteladanan dalam memperjuangkan martabat bangsa.
Rangkaian haul dimulai dengan khataman Al-Qur’an di kompleks makam. Pada malam harinya, masyarakat mengikuti Pengajian Akbar yang dipimpin Gus Kautsar.
Kehadiran masyarakat bersama keluarga dan kerabat menjadi penanda kuat bahwa nilai spiritual dan kebangsaan dapat berjalan beriringan, membangun kedekatan emosional sekaligus memperkuat keimanan.
Bagi masyarakat Magetan dan Jawa Timur, Haul Gubernur Soerjo ke-77 ini bukan hanya seremonial. Ia adalah momen reflektif untuk kembali memaknai nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu.
Pengorbanan Soerjo dan para pahlawan kemerdekaan menjadi pengingat bahwa bangsa ini dibangun oleh keberanian dan keteguhan hati, yang seharusnya terus dirawat melalui solidaritas, persaudaraan, dan komitmen moral dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan rangkaian acara yang menyentuh dan sarat nilai historis, haul ini kembali mengukuhkan pentingnya merawat memori kolektif terhadap perjuangan para pahlawan, serta menanamkan kesadaran bahwa sejarah bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dijadikan pijakan membangun masa depan.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















