BERITABANGSA.ID, MAGETAN — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bersama anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Riyono Caping dan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan, berupaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM) sejak dini, melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan).
Kegiatan ini dikemas dalam safari Gemarikan, di Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, yang dihadiri BPPSDMKP, anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Agus Cahyono, dan Komisi B DPRD Magetan Sugeng Riyadi, Senin (17/11/2025).
Menurut Kepala Disnakan Magetan, Nur Haryani, kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting dalam meningkatkan konsumsi ikan di Magetan, yang saat ini masih berada di bawah rata-rata provinsi.
“Melalui safari Gemarikan, kami berharap konsumsi ikan di Magetan semakin meningkat sekaligus mendorong produktivitas peternak ikan binaan Disnakan,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai inovasi dan edukasi juga dilakukan Disnakan Magetan untuk mengenalkan manfaat ikan sebagai sumber protein hewani dan Omega-3 bagi perkembangan otak anak.
“Anak adalah aset berharga generasi penerus bangsa. Karena itu, kecukupan gizi melalui konsumsi ikan harus terus dikuatkan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Forikan Magetan, Rini Indriyani Suyatni, menegaskan komitmen PKK dalam mendukung ketahanan pangan dan sosialisasi gemar makan ikan.
Dia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari pemenuhan gizi sehari-hari.
“Di PKK, kami memiliki program ketahanan pangan yang salah satunya menyasar sosialisasi gemar makan ikan. Kami akan terus berkolaborasi lintas sektor agar program PKK dapat mendukung dan menyukseskan Gemarikan di Magetan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, “PKK siap berkolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan Gemarikan di Magetan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Disnakan Magetan menegaskan komitmennya memperkuat budaya makan ikan sebagai langkah strategis meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas SDM Magetan secara berkelanjutan.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















