Terkini

Panitia Pilkades Sukorejo Bojonegoro Dinilai Tak Jujur, Satu Peserta Mundur

133
×

Panitia Pilkades Sukorejo Bojonegoro Dinilai Tak Jujur, Satu Peserta Mundur

Sebarkan artikel ini
Pilkades
Panitia Pilkades PAW Desa Sukorejo saat mengadakan rapat bersama tujuh peserta Pilkades di ruangan sekertariat panitia Pilkades. (Foto: Suyati/Beritabangsa.id)

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Rapat pengarahan pelaksanaan seleksi ujian tes tulis, yang digelar Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pergantian antar waktu (PAW) Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, membuat salah satu peserta kecewa dan menyatakan mundur, Rabu (12/11/2025).

Nur Fandolani, dalam rapat itu menilai panitia tak jujur. Dia mengaku mendapat isu bahwa pelaksanaan test tulis yang akan dihelat pada Kamis (13/11/2025) besok materi soal ujian sudah ada sejak beberapa minggu lalu.
Nur Fandolani, asal warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, ini meminta penjelasan Ketua Panitia terkait materi soal ujian yang sudah disiapkan tiga minggu lalu itu. Dia juga menanyakan isu bahwa panitia sudah memplot satu calon yang dikehendaki jadi.

“Kami meminta panitia membuat ulang soal ujian hari ini, satu hari sebelum ujian,” ujarnya.

Namun, Ketua Panitia Teguh Supriyadi menolak menyanggupi permintaan itu.

Mendengar jawaban itu, Nur Fandolani, emosi dan kecewa. Panitia menurutnya sudah tak jujur dan tak transparan.

“Saya kecewa, dan saya putuskan tidak menerima surat undangan test ujian dan menyatakan mundur,” tegasnya.

Peserta lainnya, saat diwawancarai media ini, Sukirno, mengatakan dia tetap ikut pencalonan, mengikuti tahap selanjutnya karena saat rapat berjalan dia telah meminta sumpah kejujuran kepada panitia, agar menjalankan Pilkades secara jujur.

“Kita sama-sama orang dewasa, kalau tidak ada kejujuran, saya mundur saja. Tapi dia sudah berani sumpah. Karena kita orang Islam, dia sudah menyebut nama Allah. Maka saya ikuti terus,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Teguh Supriyadi membenarkan ada salah satu peserta mundur, tidak melanjutkan seleksi tes tulis.

“Namanya calon, saya tidak tahu alasan sebenarnya. Di forum rapat dia menyatakan soal tes tulis itu disusun tiga minggu lalu. Maka dia mundur,” tutur Teguh Supriyadi.

Dalam rapat peserta menuntut agar panitia membuat materi soal malam ini juga. Namun, Teguh menyatakan tidak sanggup memenuhi permintaan calon tersebut.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60