BERITABANGSA.ID, JEMBER – Direktur RS. Bina Sehat, Faida merespon cepat kecelakaan yang dialami rombongan karyawannya dalam perjalanan wisata.
Dia langsung menerjunkan 23 ambulans dari Jember menuju titik kecelakaan di Jalan Sukapura Desa Botoh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu, 14 September 2025.
Faida memimpin langsung proses evakuasi, dan berupaya melakukan yang terbaik bagi karyawannya. Sikap Faida tersebut menuai pujian masyarakat.
Wartawan beritabangsa.id mewawancarai warga di sekitar RS. Bina Sehat saat menunggu kedatangan korban kecelakaan pada Minggu malam. Warga Desa Rambipuji, Mamak mengaku turut berduka atas musibah yang menimpa puluhan karyawan yang mengalami kecelakaan dalam perjalanan wisata di Bromo.
Kendati bukan keluarga dari salah satu korban, Mamak menaruh simpati terhadap sikap Faida yang penuh tanggungjawab akan musibah yang menimpa karyawannya.
“Urusan musibah memang tidak ada yang tahu, semua itu kuasa Allah, namun yang saya syukuri, Faida selaku pemilik RS. Bina Sehat ini cepat meresponnya, dia terjunkan puluhan ambulance secara langsung, ini potret pemimpin yang bertanggung jawab,” ucap Mamak kepada Beritabangsa.id

Ia mengetahui kejadian kecelakaan tersebut dari sosial media.
“Saya barusan lewat, melihat di sini ramai akhirnya saya berhenti dan ikut menunggu kedatangan korban,” lanjut Mamak.
Sementara itu, Faida menyampaikan bahwa perjalanan wisata tersebut adalah murni inisiatif dari para karyawan RS. Bina Sehat.
“Perjalanan wisata ini memang murni acara keluarga mereka. Jadi memang memang dari Rumah Sakit tidak tahu keberangkatan mereka sampai terdengar musibah ini,” kata Faida, usai pelaksanaan salat jenazah yang digelar di halaman RS. Bina Sehat.
Faida menyebut perjalanan wisata ke Bromo itu wujud tasyakuran atas wisuda sejumlah perawat menjadi sarjana. Dan tidak semua anggota rombongan yang berangkat merupakan perawat. Ada juga petugas layanan kebersihan. Mereka juga membawa keluarganya.
Kecelakaan lalu lintas itu menyebabkan 8 orang meninggal dunia, dan 44 orang alami luka-luka.
52 orang karyawan RS Bina Sehat beserta keluarganya itu menaiki bus Ind’s 88 berwisata ke Bromo. Perjalanan wisata tersebut diorganizer oleh agen travel Jagad Wisata.
Dalam perjalanan pulang, bus tersebut mengalami rem blong di jalan turunan, dan menghantam besi pembatas jalan kemudian pemotor. Pemotor tersebut selamat, meski terseret berada di bawah bodi bus.


















