Terkini

BKKBN Gaungkan Gerakan Ayah Teladan Lewat Film Inspiratif

13
×

BKKBN Gaungkan Gerakan Ayah Teladan Lewat Film Inspiratif

Sebarkan artikel ini
BKKBN

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Nonton bareng (Nobar) film “Panggil Aku Ayah” di Kota Malang berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 180 kader pelaksana dan pengelola Program Bangga Kencana, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Film ini dijadikan media sosialisasi Program Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yakni Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan pembinaan remaja sebagai pondasi ketahanan keluarga.

Acara nobar turut dihadiri Tenaga Ahli Menteri, Aulia Rayimas Tinkar, anggota DPRD Kota Malang Joko, Ketua dan pengurus HIPMI Kota Malang, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Ketua DPC IPeKB Kota Malang Danial Mukti, serta para penyuluh KB.

Ketua IPeKB Kota Malang, Danial Mukti, menilai film tersebut sangat relevan dengan realitas keluarga di Indonesia. Menurutnya, fenomena “fatherless” atau ketidakhadiran ayah secara emosional masih sering dijumpai di tengah masyarakat.

“Film ini menggambarkan bahwa figur ayah bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga harus memberi perhatian, komunikasi, dan dukungan emosional. Banyak keluarga kita yang menghadapi situasi di mana ayah ada, namun jauh dari keterlibatan psikologis,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Danial menambahkan bahwa nobar “Panggil Aku Ayah” telah diselenggarakan di berbagai daerah, termasuk hampir seluruh kota di Jawa Timur.

Sasaran utama kegiatan ini adalah para ayah dan calon ayah agar lebih memahami peran strategis mereka dalam keluarga.

Sementara itu, Tenaga Ahli Mendukbangga, Aulia Rayimas Tinkar, menekankan bahwa pesan film ini bukan hanya untuk ayah, melainkan untuk seluruh anggota keluarga.

“Pak Menteri selalu mengingatkan bahwa ketahanan negara berawal dari ketahanan keluarga. Harapannya, film ini bisa menjadi refleksi bagi orang tua untuk menyadari pentingnya peran ayah dan ibu dalam pengasuhan anak,” jelasnya.

Lebih jauh, Aulia menegaskan bahwa peran ayah bukan sekadar pencari nafkah atau pelindung. Ayah juga dituntut hadir secara emosional, menjadi teladan, pendidik, serta pembimbing nilai kehidupan.

“Ayah harus mampu mengajarkan kemandirian, ketangguhan, dan moralitas. Inilah pesan utama yang ingin ditegaskan melalui film “Panggil Aku Ayah”,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, BKKBN berharap keterlibatan ayah dalam keluarga semakin kuat sehingga fenomena “fatherless” dapat ditekan, sekaligus memperkuat tumbuh kembang anak menuju generasi emas Indonesia.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60