Terkini

BBM Langka, Antre Berjam-jam Driver Ojol Lumajang Terpukul

19
×

BBM Langka, Antre Berjam-jam Driver Ojol Lumajang Terpukul

Sebarkan artikel ini
Driver Ojol
Driver Ojol Lumajang Go yang mengeluh terkait kelangkaan BBM

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Bahan bakar minyak (BBM) di Lumajang beberapa hari terakhir sulit didapat. Akibatnya, antren berjam-jam dan mengular. Kondisi ini membikin driver ojek online lokal terpukul.

Betapa tidak. Sudah capek antre, pendapatan nyaris nihil, uang belanja anak istri di rumah pun terkoyak.

Pengusaha transportasi driver dari Ojek Online (Ojol) Lumajang Go, Herman Suyanto, tak kalah mengeluh.

Banyak driver ojek online yang kesulitan mendapat BBM, harus antre berjam-jam di SPBU. Jika beli eceran di pinggir jalan bisa tembus Rp25- 30 ribu per liter.

“Yo podo sambat Mas. Kita semua merasakan dampaknya. Kami sudah usul ke DPRD agar pembelian BBM di SPBU bisa pakai KTP, karena katanya yang banyak borong itu dari luar kota, seperti Jember,” ungkap Herman.

Dampak kelangkaan ini sangat dirasakan sejak kemarin. Banyak driver mengeluh karena harus antre lama dan kehilangan pelanggan, terpaksa beli BBM eceran dengan harga melangit.

“Orderan turun sampai 40 persen. Kalau antre terlalu lama, otomatis order banyak yang lepas. Kalau beli eceran, harganya terlalu mahal, pendapatan jadi merosot,” jelasnya.

Karena kondisi ini, komunitas ojek online terpaksa melakukan penyesuaian tarif sementara agar operasional tetap berjalan dan pengemudi tidak terlalu merugi.

Menanggapi keresahan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda, Yudho Hariyanto, menyebut sejumlah SPBU sedang berlangsung bongkar muat BBM.

“Distribusi tetap berjalan. Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan SPBU di Lumajang tetap lancar,” ujarnya.

Beberapa SPBU yang menerima pasokan BBM antara lain ada SPBU Klakah: bongkar Pertalite 24 KL, Bio Solar 16 KL, Pertamax 8 KL. SPBU Kedungjajang: Pertalite 8 KL, Pertamax 8 KL, Bio Solar 24 KL. SPBU Wonorejo: Pertalite dan Pertamax sudah dibongkar, Bio Solar tertunda karena kendala jaringan dan SPBU Mlawang & Banyuputih, menunggu jadwal pengiriman.

Di SPBU Wonorejo, sempat terjadi gangguan karena kabel WiFi putus, sehingga transaksi terganggu. Tim teknis saat ini tengah melakukan perbaikan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), meminta masyarakat tetap tenang dan menggunakan BBM secara bijak.

“Kami terus memantau situasi. Jangan panik. Distribusi berjalan, dan kami juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban agar pelayanan publik tetap lancar,” tegasnya.

Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan depo Pertamina di Malang, Surabaya, Madiun, dan Tuban untuk menjamin distribusi tidak terputus.

Sementara itu, dari pihak Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Hendra selaku SBM Jember menyampaikan penyaluran BBM ke Lumajang tetap dilakukan secara bertahap, terutama pada sore hari untuk memenuhi kebutuhan harian.

Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau melaporkan kendala terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60