BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) berhasil meraih juara 1 lomba business plan tingkat nasional yang digelar oleh Universitas Brawijaya pada Minggu (2/6/2024).
Tim dari Unair ini terdiri dari Muhammad Raisa Haqiquddin Rokhmatullah (FEB), Tony Gunawan (FEB), dan Yasmin Lail Ramadhani (FKM).
Raisa Haqiduddin atau akrab dipanggil Eca, mengatakan lomba business plan dapat meningkatkan kemampuan soft skill.
Perkembangan ekonomi menjadikan salah satu kunci untuk menjadikan peningkatan kualitas negara.
“Sebagai mahasiswa ekonomi, memiliki kewajiban untuk meningkatkan kualitas ekonomi melalui pendidikan dan menuangkan ide dengan ikut perlombaan,” ucapnya.
Eca mengatakan business plan yang dibuat timnya membahas tentang ekowisata. Banyaknya tempat wisata, menjadikan Indonesia sebagai negara yang berpotensi meningkatkan ekonomi melalui bidang pariwisata.
“Pariwisata lokal menjadi primadona tersendiri di Indonesia, sehingga kami berfokus pada topik ini. Business plan yang kami buat, tidak hanya mempermasalahkan mengenai pengembangan ekowisata saja, melainkan juga mengenai teknis seperti minimnya prosedur keselamatan wisatawan pada pariwisata alam,” jelasnya.
Eca menyebutkan, selama proses persiapan tidak ada kendala yang berarti. Meskipun terdapat tantangan lain ketika menghadapi banyaknya pesaing dari universitas lain yang juga berkualitas.
“Kami mencoba tetap optimis, apapun hasilnya yang penting ide dan inovasi mampu kami tuangkan dalam perlombaan ini,” tuturnya.
Eca mengatakan meskipun mekanisme seleksi hingga menuju final cukup panjang, tetapi timnya memiliki tekad untuk terus berkontribusi dalam ekonomi nasional.
Pentingnya peran mahasiswa dalam membahas isu ekonomi nasional, menjadi fokus utama Eca dan tim.
“Pastinya kami senang dan bangga telah berhasil meraih juara 1 pada lomba kali ini, harapan kami semoga kedepannya Indonesia terus mengembangkan dunia pariwisata sebagai salah satu poros perekonomian. Kami juga berharap, masyarakat sekitar area pariwisata mampu menjaga dan memanfaatkan dengan baik ekowisata, tanpa merusak kondisi lingkungan di sekitar area ekowisata,” tambahnya.
Eca juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Unair untuk terus mengembangkan kemampuan masing-masing.
Memanfaatkan peluang ketika berkuliah melalui perlombaan, merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam dunia pendidikan.
“Sebagai mahasiswa Unair, kita harus tetap semangat berinovasi demi kemajuan dunia pendidikan. Improvisasi diri seperti berkolaborasi dengan mahasiswa dari jurusan lain merupakan bentuk implementasi kolaborasi keilmuan,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















