BERITABANGSA.ID, PROBOLINGGO – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi NasDem sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Probolinggo, Dini Rahmania, melakukan kunjungan langsung ke Pasar Rakyat Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama sekitar 120 kader Partai NasDem dari Kecamatan Bantaran dan Sumber.
Kehadiran Dini Rahmania di tengah aktivitas perdagangan pasar mendapat sambutan hangat dari para pedagang maupun masyarakat. Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil yang menggantungkan pendapatan sehari-hari dari perdagangan di pasar rakyat.
Dalam kegiatan tersebut, Dini Rahmania juga membagikan voucher belanja senilai Rp100.000 kepada para kader yang mengikuti kegiatan. Voucher tersebut diarahkan untuk dibelanjakan di Pasar Rakyat Bantaran dengan membeli berbagai kebutuhan pokok sehari-hari.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal. Dengan berbelanja langsung kepada pedagang pasar, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh penerima voucher, tetapi juga dapat memberikan tambahan transaksi bagi para pedagang yang menjalankan usahanya di pasar rakyat.
Setibanya di Pasar Rakyat Bantaran, Dini bersama para kader NasDem langsung menyusuri sejumlah lapak pedagang. Mereka berinteraksi dengan pedagang ikan, sayur-mayur, buah-buahan, pedagang kebutuhan pokok, hingga pedagang ayam potong.
Dalam kesempatan itu, Dini juga berdialog secara langsung dengan sejumlah pedagang. Ia menanyakan perkembangan harga berbagai kebutuhan pokok sekaligus kondisi daya beli masyarakat. Percakapan tersebut menjadi ruang bagi para pedagang untuk menyampaikan situasi yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha sehari-hari.
Menurut para pedagang, perubahan harga sejumlah komoditas menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Kondisi tersebut turut berpengaruh terhadap pola belanja masyarakat dan omzet pedagang di pasar tradisional.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan para pedagang untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Mulai dari persoalan harga bahan kebutuhan pokok, daya beli masyarakat, hingga tantangan dalam mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah perubahan kondisi perekonomian.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Rakyat Bantaran, Nanik (50), mengaku senang atas kedatangan Dini Rahmania. Ia merasa mendapat perhatian karena seorang wakil rakyat datang secara langsung ke tempatnya berdagang dan bahkan membeli dagangannya.
“Alhamdulillah, saya senang sekali kedatangan Mbak Dini. Sebagai wakil rakyat, beliau berkunjung langsung dan membeli dagangan kami,” ujar Nanik.


















