Terkini

Bupati Lumajang Bangkitkan Budaya Gotong-royong Bersihkan Alun-Alun Bersama PKL

1
×

Bupati Lumajang Bangkitkan Budaya Gotong-royong Bersihkan Alun-Alun Bersama PKL

Sebarkan artikel ini
Bupati Lumajang
Bupati Lumajang saat ikut dalam kegiatan gotong royong bersih alun-alun bareng PKL

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Budaya gotong-royong digelorakan sebagai solusi nyata untuk menjaga pelayanan publik tetap berjalan optimal. Dimotori Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) diajak kerja bakti massal di kawasan Alun-alun Lumajang, Rabu (5/8/2026), bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Aksi bersih-bersih ini menjadi pemandangan menarik perhatian masyarakat. Orang nomor satu di Kabupaten Lumajang itu turun langsung memungut sampah, membersihkan area pedestrian, hingga menyapa para pedagang yang ikut bergotong royong menjaga wajah kota.

Tak sekadar kegiatan seremonial, namun ada pesan kuat bahwa di tengah keterbatasan anggaran, pembangunan daerah tidak boleh berhenti.

Salah satu kekuatan yang dimunculkan adalah budaya gotong royong sebagai identitas bangsa sekaligus modal sosial yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Indonesia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, mengatakan kerja bakti itu sengaja melibatkan para PKL karena mereka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas di kawasan Alun-alun.

“Keterlibatan para Pedagang Kaki Lima menjadi contoh nyata bahwa kesadaran menjaga kebersihan terus tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar kebersihan menjadi budaya bersama,” ujar Hertutik, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, pola kerja kolaboratif seperti ini menjadi salah satu strategi efektif di era efisiensi anggaran. Dengan membangun rasa memiliki terhadap fasilitas umum, masyarakat diharapkan tidak hanya menikmati ruang publik yang bersih, tetapi juga ikut menjaga keberlanjutannya.

Kehadiran Bupati Indah Amperawati semakin memperkuat pesan bahwa persoalan kebersihan bukan hanya menjadi urusan petugas kebersihan maupun pemerintah daerah, melainkan tanggung jawab seluruh warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk mengembalikan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat.

“Gotong royong adalah kekuatan kita. Di tengah efisiensi anggaran, justru rasa kebersamaan harus semakin diperkuat. Kalau semua memiliki rasa peduli terhadap lingkungan, maka kebersihan Kabupaten Lumajang akan lebih mudah diwujudkan tanpa harus selalu bergantung pada pemerintah,” kata Bunda Indah, sapaan akrab Bupati Lumajang.

Ia menegaskan bahwa ruang publik seperti Alun-alun Lumajang merupakan wajah daerah yang setiap hari digunakan masyarakat, sehingga kebersihannya harus dijaga bersama.

Kegiatan kerja bakti itu diikuti puluhan PKL, petugas DLH, serta unsur masyarakat yang bersama-sama membersihkan sampah, merapikan area dagangan, menyapu jalan pedestrian, hingga memastikan fasilitas umum tetap nyaman digunakan pengunjung.

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai pola kolaborasi tersebut menjadi contoh implementasi konsep co-production, yakni pelayanan publik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, efisiensi anggaran tidak dimaknai sebagai pengurangan kualitas pelayanan, melainkan mendorong lahirnya inovasi berbasis partisipasi warga.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan kebersihan tidak akan pernah selesai apabila hanya dibebankan kepada pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas umum, dan berpartisipasi dalam kerja bakti menjadi faktor utama keberhasilan mewujudkan lingkungan yang bersih.

Aksi gotong royong yang digelar DLH bersama para PKL tersebut juga diharapkan menjadi agenda berkelanjutan sekaligus menginspirasi kawasan lain di Kabupaten Lumajang.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60