BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Sekitar 20.000 peserta memadati kawasan Pasar Wisata Bojonegoro, Minggu (26/7/2026), dalam kegiatan jalan sehat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79.
Kegiatan itu secara resmi dilepas oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Ribuan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan peringatan Harkopnas 2026.
Turut hadir, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua Dekopinda Sriyadi Purnomo, Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi, Dandim 0813 Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Ketua TP PKK Cantika Wahono, Ketua Panitia Widarko, unsur Forkopimda, kepala OPD, pengurus koperasi, dan berbagai elemen masyarakat.
Peserta juga didominasi pekerja SKT mitra produksi sigaret yang berada di bawah naungan Koperasi Kareb.
Ketua Dekopinda Bojonegoro Sriyadi Purnomo, mengatakan jalan sehat Harkopnas ke-79 bukan sekadar olahraga, tetapi sebagai momentum memperkuat silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan insan koperasi dengan pemerintah dan masyarakat.
Menurut Sriyadi, keterlibatan 20.000 peserta menunjukkan bahwa gerakan koperasi di Bojonegoro memiliki basis masyarakat yang kuat.
“Peringatan Hari Koperasi ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan. Koperasi bukan hanya tentang kelembagaan, tetapi bagaimana koperasi mampu memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya serta masyarakat,” ujar Sriyadi.
Dia menegaskan, Dekopinda Bojonegoro akan terus mendorong koperasi agar semakin sehat, profesional, modern, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah mendukung pelaksanaan Harkopnas, antara lain Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, OPD, Polres, Dishub,, Dinkes serta pihak lain.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga semangat Hari Koperasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi energi bersama untuk memperkuat koperasi dan ekonomi kerakyatan di Bojonegoro,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa Hari Koperasi merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong, fondasi ekonomi kerakyatan.
“Hari Koperasi selalu diperingati karena koperasi merupakan marwah bangsa Indonesia. Kebersamaan dan gotong royong dalam membangun perekonomian harus terus menjadi semangat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Setyo Wahono.
Menurut bupati, kegiatan jalan sehat tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah, koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat.
Setyo Wahono menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong koperasi agar menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri, modern, serta mampu memberikan dampak peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Koperasi ke depan harus menjadi kekuatan penggerak ekonomi kerakyatan. Tetap semangat, tetap kompak, dan terus bersama-sama membangun Bojonegoro yang lebih baik, lebih bahagia, makmur, dan membanggakan,” tegasnya.
Bupati Setyo Wahono kemudian secara resmi melepas ribuan peserta. Peserta langsung bergerak mengikuti rute jalan sehat dengan penuh antusias.
Ketua Panitia Widarko mengatakan, jalan sehat merupakan salah satu rangkaian kegiatan Harkopnas ke-79 yang bertujuan mempererat silaturahmi, membudayakan pola hidup sehat, sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap koperasi.
Selain jalan sehat, peringatan Harkopnas ke-79 di Bojonegoro juga dimeriahkan dengan bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan lokal.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang silaturahmi bagi insan koperasi dan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat sinergi koperasi dan UMKM.
Melalui momentum Harkopnas ke-79, gerakan koperasi di Bojonegoro diharapkan semakin solid, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penulis: Suyati


















