Terkini

Dandim Bojonegoro Angkat Suara Soal Ambruknya Bangunan KDMP di Padang Trucuk

54
×

Dandim Bojonegoro Angkat Suara Soal Ambruknya Bangunan KDMP di Padang Trucuk

Sebarkan artikel ini
Dandim
Dandim Letkol Inf Dedy Wijayanto, saat diwawancarai awak media.

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO – Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letnan Kolonel Infanteri Dedy Dwi Wijayanto, akhirnya angkat bicara terkait insiden ambruknya bagian atap teras bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) itu diakui tidak menimbulkan korban jiwa. Namun ambruknya kanopi bangunan yang belum diresmikan tersebut memicu perhatian publik, terutama terkait kualitas pengerjaan proyek.

Dedy Dwi Wijayanto menjelaskan pihaknya telah melakukan perbaikan sekaligus evaluasi menyeluruh atas kejadian itu.

“Terkait insiden tersebut, sudah kami lakukan perbaikan dan evaluasi. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk ke depan,” ujarnya.

Dia mengakui, dalam pelaksanaan pembangunan KDMP yang menggunakan pola swakelola dengan melibatkan masyarakat, masih terdapat sejumlah keterbatasan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun sumber daya manusia.

Pihaknya menyadari masih ada keterbatasan, baik dari sisi kualitas maupun SDM. Hal ini akan terus kami evaluasi agar ke depan bisa lebih baik.

Lanjutnya, Secara teknis pihaknya juga telah melakukan analisis terhadap struktur bangunan, khususnya pada bagian kanopi yang memiliki bentangan cukup panjang.

Meski demikian, Dandim menyebut bahwa secara prinsip pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi. Namun, dia tidak menampik adanya faktor percepatan target penyelesaian yang berpotensi memengaruhi optimalisasi pengawasan di lapangan.

“Karena adanya percepatan target, kemungkinan ada beberapa aspek yang kurang optimal dalam pengawasan. Ini menjadi bahan evaluasi kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan program KDMP merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, pihaknya berharap program ini tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik semata.

“KDMP ini kami harapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, bukan hanya bangunannya saja, tetapi juga operasional dan keberlanjutannya,” katanya.

Dandim mengatakan telah membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan maupun kritik terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun. Ini penting agar ke depan pelaksanaan program bisa lebih baik,” pungkasnya.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60