BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Layanan Commuter Line Supas kini menjangkau lebih jauh. Mulai Minggu, 1 Maret 2026, perjalanan kereta komuter yang sebelumnya berakhir di Pasuruan resmi diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo.
Kebijakan ini dijalankan oleh KAI Commuter bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Dalam sehari, tersedia empat perjalanan, masing-masing dua keberangkatan dari Surabaya menuju Probolinggo dan dua perjalanan sebaliknya.
Jadwal yang dioperasikan meliputi KA 453B relasi Surabaya–Pasuruan–Probolinggo pukul 01.50 WIB, KA 454B Probolinggo–Pasuruan–Surabaya pukul 04.10 WIB, KA 459B Surabaya–Pasuruan–Probolinggo pukul 18.10 WIB, dan KA 460B Probolinggo–Pasuruan–Surabaya pukul 21.22 WIB.
Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Heri Siswanto, mengatakan perluasan ini merupakan bagian dari penguatan konektivitas wilayah di Jawa Timur.
“Perpanjangan layanan ini bukan hanya sebagai pendukung mobilitas, tapi juga dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pariwisata dan sektor perekonomian masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pada hari pertama operasional, Stasiun Probolinggo mencatat 413 penumpang berangkat menggunakan Commuter Line menuju Surabaya dan kota-kota di antaranya.
Adapun jumlah penumpang yang turun di stasiun tersebut tercatat 199 orang. Angka ini menjadi gambaran awal potensi pergerakan harian di koridor timur Surabaya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2025, sebanyak 52 persen atau sekitar 64.838 penduduk Kota Probolinggo yang bekerja berstatus sebagai karyawan atau pegawai.
Pada 2024, terdapat 174.437 warga yang menggunakan kereta api sebagai moda transportasi. Data tersebut menunjukkan ketergantungan yang cukup tinggi terhadap angkutan rel, terutama untuk mobilitas kerja.
Menurut Heri, hasil survei internal perusahaan juga menunjukkan respons positif dari masyarakat.
“Dengan posisi stasiun yang berada di pusat kota dan dekat kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata, kami memproyeksikan potensi pengguna bisa mencapai 304 orang per hari,” katanya.
Dari sisi layanan, KAI Commuter menambah sejumlah fasilitas di Stasiun Probolinggo. Perluasan kanopi peron, penambahan ruang tunggu, serta penempatan petugas loket, keamanan, dan kebersihan dilakukan untuk menunjang operasional.
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan layanan kereta lokal berbasis Public Service Obligation di wilayah Surabaya dan sekitarnya.


















