Pendidikan

Belajar Batik Kawung, Model Pendidikan Lintas Budaya di NSA Surabaya

40
×

Belajar Batik Kawung, Model Pendidikan Lintas Budaya di NSA Surabaya

Sebarkan artikel ini
NSA
Mahasiswa dari China saat belajar membatik di telenan. Foto: Mwd, Beritabangsa.id.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Pendidikan global tidak cukup hanya berbicara tentang penguasaan sains dan teknologi. Di Nation Star Academy (NSA) Surabaya, pendidikan dipahami sebagai proses utuh yang juga menanamkan pemahaman budaya dan nilai-nilai lokal.

Prinsip itu tercermin dalam pelaksanaan Campaign Science yang digelar Kamis (29/1/2026).

Program tahunan ini menghadirkan mahasiswa dan dosen internasional dalam sebuah skema pembelajaran lintas budaya yang terintegrasi dengan proses pendidikan siswa-siswi NSA.

Kepala Sekolah SMP NSA Surabaya, Inggriette Liany Widyasari, mengatakan Campaign Science dirancang sebagai ruang belajar bersama antara siswa dan mahasiswa internasional mitra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kerja sama ini telah berjalan sejak 2015 dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan zaman.

“Mahasiswa belajar teknologi dan sains di ITS. Di NSA, mereka belajar budaya dan nilai. Keduanya harus berjalan seimbang,” kata Inggriette.

Sekitar 40 mahasiswa dan dosen internasional terlibat dalam kegiatan ini. Dua di antaranya merupakan profesor dari Malaysia, sementara sisanya mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 dari 21 universitas di Malaysia, Filipina, Thailand, China, dan Rusia.

Materi pembelajaran budaya tahun ini difokuskan pada batik, khususnya motif kawung. Berbeda dari pembelajaran konvensional, peserta tidak diajarkan membatik di atas kain, melainkan melukis motif kawung di atas papan telenan.

Pendekatan ini dipilih untuk menekankan aspek edukatif dan kontekstual. Telenan sebagai benda keseharian menjadi medium untuk memahami bahwa budaya hidup di ruang sehari-hari, bukan hanya dalam simbol seremonial.

Motif kawung sendiri merupakan batik klasik Jawa yang berasal dari Yogyakarta dan Surakarta.

Sejak masa Kerajaan Mataram Kuno, motif ini digunakan di lingkungan keraton dan dikenakan oleh bangsawan sebagai simbol kehormatan, kebijaksanaan, dan pengendalian diri.

NSA
Kepala Sekolah SMP NSA, Inggriette Liany Widyasari, ST. MM., (kanan) dan Kepala Divisi Operasional YPPI, Pujiati, S.M., saat wawancara. Foto: Mwd, Beritabangsa.id.

Bentuk bulatan simetris menyerupai buah kolang-kaling merepresentasikan keteraturan dan keseimbangan hidup. Nilai-nilai inilah yang diperkenalkan kepada peserta sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis budaya.

Menurut Inggriette, pendekatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam membangun pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.

Pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kesadaran budaya dan sikap saling menghargai.

“Para mahasiswa internasional belajar langsung bersama siswa NSA. Mereka melihat perbedaan, berdialog, dan belajar menghargai,” ujarnya.

Aspek pendidikan juga tampak dalam rangkaian kegiatan pendukung. Penyambutan diawali dengan Tari Jejer Jaran Dawuk, tarian khas Banyuwangi yang berfungsi sebagai tari penyambutan dan simbol rasa syukur.

Selain itu, siswa-siswi NSA menampilkan pertunjukan multikultural, mulai dari alunan guzheng, atraksi wushu, hingga pengenalan gamelan, angklung, dan kulintang.

Seluruh rangkaian ini dirancang sebagai bagian dari proses belajar, bukan sekadar hiburan.

Inggriette menambahkan, melalui Campaign Science, NSA Surabaya memposisikan sekolah sebagai ruang pembelajaran lintas budaya.

Ia menyebut, siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif sebagai subjek pendidikan yang berinteraksi langsung dengan komunitas global.

Model ini menegaskan bahwa pendidikan abad ke-21 menuntut integrasi antara pengetahuan, karakter, dan budaya.

Di tengah arus globalisasi, Nation Star Academy Surabaya memilih jalur tegas, yaitu membekali siswa dengan wawasan global tanpa melepaskan akar budaya Nusantara.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60