BERITABANGSA.ID, MADURA – Sebuah langkah membanggakan kembali ditorehkan oleh Doktor Uswatun Hasanah, Kepala Pusat Penelitian dan Inovasi Pariwisata dan Industri Kreatif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura.
Melalui kiprahnya sebagai founder Galeri Batik Madura Jokotole Collection, dia berhasil memperkenalkan keanggunan dan keaslian Batik Tulis Madura di kediaman resmi Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam kesempatan istimewa ini, Jokotole Collection menampilkan Batik Tulis Gentongan dan Batik Tulis Eksklusif Madura, dua karya yang dikenal dengan proses panjang, detail rumit, serta sarat makna filosofi.
Setiap motif yang dihadirkan bukan sekadar kain, melainkan simbol keteguhan, keindahan, dan karakter pesisir Madura yang autentik.
Uswatun Hasanah menegaskan bahwa batik bukan hanya produk budaya, melainkan bahasa keindahan dan identitas bangsa.
“Kami percaya, setiap helai batik Madura adalah karya seni yang hidup mengandung cerita, ketulusan, dan jiwa pembuatnya,” ungkapnya, Senin (19/1/2026).
Kehadiran Jokotole Collection di ranah diplomasi budaya, menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga warisan leluhur sekaligus memperkenalkannya ke panggung internasional.
Dengan semangat “From Madura to The World”, Jokotole Collection membawa karya pengrajin lokal menuju pengakuan global.
Tidak hanya itu, kiprah Uswatun, telah mendapat pengakuan internasional melalui penghargaan SPECIAL RECOGNITION as Woman Marketeer of the Year serta Asia Youth Women Netizen Marketing Excellence Award dari Asia Marketing Federation di Singapura tahun 2017-2018 lalu.
“Dari Madura untuk Dunia, Jokotole Collection, Authentic & Exotic Batik of Madura. The Authentic Batik Heritage of Indonesia. Batik adalah bahasa diplomasi yang menyatukan budaya, identitas, dan keindahan bangsa,” tutup Uswatun Hasanah.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















