BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Universitas Airlangga resmi mengukuhkan 813 lulusan dalam Wisuda Periode 255 yang digelar di Airlangga Convention Center Kampus MERR-C pada Sabtu. Sabtu (6/12/2025).
Dalam prosesi akademik tersebut, Rektor Unair Profesor Doktor Muhammad Madyan, menyerukan pentingnya moralitas, tanggung jawab sosial, dan kepedulian lingkungan sebagai fondasi bagi para lulusan dalam menapaki dunia profesional.
Seruan Kepedulian Terhadap Lingkungan
Di tengah suasana penuh kebahagiaan, Madyan menyinggung kondisi ekologis Indonesia yang tengah menghadapi berbagai bencana alam, terutama di wilayah Sumatera.
Ia menyampaikan keprihatinan bahwa krisis tersebut bukan semata akibat perubahan iklim global, tetapi juga hasil dari tindakan destruktif manusia seperti penebangan liar, pertambangan ilegal, dan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan.
Rektor menegaskan perlunya lulusan Unair menjauhi segala bentuk praktik yang merusak lingkungan serta mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap langkah profesional.
Ia mengimbau para wisudawan untuk mengambil posisi sebagai agen perubahan yang mampu menjaga ekosistem sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Dalam pesan berikutnya, Madyan menekankan bahwa transisi dari dunia akademik ke dunia profesional membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar.
Menurutnya, kesalahan kecil di dunia kerja dapat menimbulkan dampak luas, sehingga integritas dan karakter moral harus menjadi landasan setiap tindakan.
Ia mengingatkan bahwa gelar akademik bukan sekadar simbol pencapaian, melainkan mandat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan lulusan dalam memecahkan persoalan kompleks sangat ditentukan oleh kemampuan mereka berkolaborasi, berdialog, dan beradaptasi dengan beragam pemangku kepentingan.
Rektor mengajak para lulusan untuk menjadikan nilai HEBAT Unair — Humble-Honest, Excellent, Brave, Agile, dan Transcendent — sebagai kompas moral dalam kehidupan profesional.
Ia menegaskan bahwa pendidikan UNAIR tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter mulia yang berintegritas dan etis.
Lebih lanjut, Madyan menyampaikan bahwa lulusan Unair terus menunjukkan kiprah internasional.
Berdasarkan data Pusat Karir dan Keberdampakan Alumni (PKKA), alumni Unair dalam dua tahun terakhir telah berkarier di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Malaysia, Mozambik, dan Qatar. Penyebaran ini menegaskan pengakuan global atas kualitas lulusan Unair.
Ia mendorong wisudawan untuk menjadikan negara-negara tersebut sebagai target mobilitas akademik maupun profesional.
Para lulusan diminta berani melangkah ke panggung internasional dan menunjukkan kapasitas sebagai duta bangsa yang membawa nama baik almamater.
Di akhir pidatonya, Rektor Unair mengajak para wisudawan untuk terus menjalin hubungan dengan program studi dan fakultas masing-masing.
Menurutnya, jejaring alumni merupakan kekuatan strategis dalam memperkuat ekosistem akademik sekaligus mencerminkan keberhasilan institusi dalam melahirkan lulusan yang berdampak.
Ia menambahkan bahwa Unair berkomitmen untuk terus merekam kiprah alumni sebagai bagian dari kontribusi terhadap masyarakat, dunia profesi, dan pembangunan nasional.
Kolaborasi berkelanjutan antara alumni dan almamater diharapkan dapat menghadirkan nilai tambah yang konkret bagi generasi mendatang.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















