Terkini

APG Semeru Kian Pekat, Jarak Pandang Nol, Pengendara Dilarang Melintas di Gladak Perak

16
×

APG Semeru Kian Pekat, Jarak Pandang Nol, Pengendara Dilarang Melintas di Gladak Perak

Sebarkan artikel ini
APG
Kondisi jalan saat diambil dalam kendaraan relawan bencana

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG — Hembusan awan panas guguran (APG) dari Gunung Semeru kembali meluncur hingga sore tadi, Jumat (21/11/2025), membuat wilayah sekitar Gladak Perak diselimuti abu vulkanik tebal bak kabut kelabu raksasa. Jarak pandang praktis menjadi nol. Baik pengendara roda dua maupun roda empat tidak dapat melihat apa pun di depannya.

Suasana mencekam terekam dari laporan para relawan di lapangan. Semua kendaraan dihentikan total dan dilarang melintas menuju Gladak Perak demi keselamatan. Lebih dari sekadar gangguan pandangan, kondisi abu yang pekat membawa risiko fatal apabila pengendara memaksa melalui jalur tersebut.

“Tidak terlihat apa pun. Lampu kendaraan tidak mempan menembus abu. Kami mengimbau semua pengendara untuk putar balik,” ujar salah satu relawan melalui komunikasi lapangan, Bagus, Jumat (21/11/2025).

APG yang kembali mengalir ini merupakan letusan sekunder dari erupsi Gunung Semeru yang terjadi siang hari. Meskipun tidak sebesar letusan utama, intensitas abu yang dihasilkan justru lebih padat dan sulit dihadapi masyarakat yang tengah beraktivitas.

Sejumlah kendaraan terpaksa mengantre panjang karena para relawan dan aparat gabungan bergerak cepat menutup akses menuju Gladak Perak. Warga sekitar juga diminta tetap berada di rumah atau di lokasi pengungsian dan tidak melakukan perjalanan yang tidak mendesak.

“Jangan nekat. Bukan hanya abu, tapi kemungkinan lontaran material dan APG susulan bisa muncul kapan saja,” ujar relawan lainnya mewanti-wanti pengendara yang masih berusaha mendekat.

Bukan hanya pandangan yang terhalang, tetapi udara di sekitar lokasi juga terasa berat untuk dihirup. Penggunaan masker standar dinilai tidak cukup menghalau partikel halus abu vulkanik bagi warga yang berada terlalu dekat dengan lokasi terdampak.

Masyarakat diharapkan memantau informasi resmi dari pihak berwenang dan menghindari penyebaran kabar tidak terverifikasi. Kondisi Semeru hingga sore hari masih fluktuatif sehingga peluang terjadi APG susulan tetap ada.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berjaga di titik-titik rawan guna memastikan tidak ada warga ataupun pengendara yang memaksakan diri menembus kepungan abu. Prioritas saat ini hanya satu: keselamatan.

Gunung Semeru kembali mengingatkan bahwa aktivitas vulkanik bukan hanya berkaitan dengan material panas, tetapi juga bahaya tersembunyi seperti abu pekat yang dapat melumpuhkan pandangan dan mengancam nyawa.

Situasi masih dinamis namun harapannya sama bagi seluruh warga Lumajang: agar Semeru kembali tenang, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas tanpa ketakutan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60