Terkini

Dhoho Night Carnival 2025 Semaraka dan Spektakuler, Konsistensi Spirit “Glow Green” Disoal

13
×

Dhoho Night Carnival 2025 Semaraka dan Spektakuler, Konsistensi Spirit “Glow Green” Disoal

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, KOTA KEDIRI — Dhoho Night Carnival (DNC) 2025 kembali menjadi magnet besar bagi warga Kota Kediri dan wisatawan, Sabtu (15/11/2025).

Jalan protokol kota berubah menjadi panggung cahaya raksasa ketika parade bertema “Glow Green” melintas dengan kostum bercahaya dan kreasi bahan daur ulang yang menegaskan ambisi kota menghadirkan festival kelas nasional.

Namun di tengah kemilau kreativitas, muncul ironi yang membuat gelaran ini meninggalkan tanda tanya mengenai komitmen ramah lingkungan yang terus digaungkan pemerintah kota.

Parade dibuka dengan Drone Light Show dan kembang api yang menandai standar baru penyelenggaraan event publik di Kediri.

Kostum bercahaya dari 40 kontingen terpilih, hasil kurasi dari ratusan pendaftar, membawa karakter visual yang kuat.

Mulai dari konsep green heritage, eco future, hingga nature glow, seluruhnya dirancang untuk menunjukkan bagaimana seni dapat merangkul isu keberlanjutan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin jalannya parade bersama Forkopimda.

Ia menerima sambutan meriah dari warga yang memenuhi sisi jalan hingga beberapa titik nyaris tak menyisakan ruang.

Dalam keterangannya, Vinanda menegaskan bahwa penyematan nama Dhoho pada parade ini adalah strategi memperkuat identitas kota sekaligus menegaskan posisi Jalan Dhoho sebagai ikon budaya dan wisata.

“Kami ingin setiap orang tahu bahwa ketika mendengar Dhoho Night Carnival, itu adalah festival khas Kota Kediri,” ujarnya.

Vinanda juga menekankan bahwa DNC menjadi ruang penting bagi seniman dan pegiat fashion untuk menunjukkan karya terbaik mereka, sekaligus menggerakkan dampak ekonomi kreatif.

Partisipasi dari berbagai kota, seperti Surakarta, Batu, Malang, Madiun, Jembrana hingga Pamekasan, membuktikan reputasi DNC yang semakin meluas.

Bahkan, kehadiran wisatawan mancanegara asal Australia yang turut mengenakan atribut Kota Kediri menunjukkan bahwa gelaran ini mulai mampu menarik perhatian luar negeri.

Namun kemegahan itu tidak tanpa cacat. Di beberapa titik, kendaraan operasional seperti ambulans, mobil teknis, dan kendaraan pengawalan terlihat mengeluarkan asap pekat saat bergerak mengikuti parade.

Nepulan asap tersebut beberapa kali menyelimuti area penonton, memotong estetika visual parade dan menciptakan paradoks terhadap pesan besar “Glow Green”.

Di tengah kampanye keberlanjutan, penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil yang tidak ramah lingkungan memunculkan kritik.

Banyak penonton menilai, untuk sebuah festival yang mengangkat keberlanjutan, kehadiran asap kendaraan merupakan kontradiksi yang terlalu mencolok untuk diabaikan.

Catatan ini menjadi peringatan bahwa konsistensi antara pesan dan praktik masih perlu diperkuat.

Jika DNC ingin benar-benar menjadi festival berbasis green culture, penyempurnaan teknis menjadi keharusan memulai dari penggunaan kendaraan beremisi rendah, sistem pengamanan yang minim polusi, hingga pengaturan area operasional yang tidak mengganggu narasi visual.

Terlepas dari itu, Dhoho Night Carnival 2025 tetap membuktikan diri sebagai salah satu gelaran budaya terbesar di Kota Kediri dengan daya tarik yang semakin meluas.

Tahun ini menjadi pembuktian bahwa kota mampu menghadirkan festival yang kompetitif di tingkat regional, sekaligus menghadirkan tantangan baru, yakni memastikan bahwa pesan lingkungan hidup bukan hanya dekorasi panggung, tetapi komitmen yang benar-benar diterapkan.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60